Gaya Hidup

Kartini di Bukit Emas Banyuwangi

Banyuwangi (beritajatim.com) – Peringatan Hari Kartini dirayakan dengan berbagai cara. Salah satunya kegiatan yang digagas oleh karyawan PT Bumi Suksesindo (BSI) di Banyuwangi.

Puluhan karyawan wanita PT BSI menggelar peragaan busana dan kegiatan lainnya di kantor External Affairs. Seluruh karyawan wanita dari perusahaan rekanan yang terlibat dalam Operasi Tujuh Bukit terlibat dalam acara kali ini

Ketua Panitia Penyelenggara, Anggun Murniwati, menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk mempererat persaudaraan sesama karyawan, khususnya karyawan wanita, yang terlibat dalam Operasi Tujuh Bukit. “Kegiatan ini untuk semua karyawan wanita baik dari PT BSI maupun kontraktor,” urai Anggun, Selasa (23/4/2019).

Menurut Anggun, rasa persaudaraan yang kuat antar karyawan diharapkan dapat meningkatkan kerjasama tim dalam menjalankan pekerjaannya. “Dengan kegiatan bersama ini diharapkan kekompakan tim semakin baik,” jelas Anggun.

Selain itu, lanjut Anggun, kegiatan ini juga sebagai wujud terima kasih kepada Kartini yang telah memperjuangkan nasib kaum wanita di eranya. “Berkat perjuangannya itu, wanita masa kini dapat berkarier di bidang yang dianggap hanya milik laki-laki, seperti pertambangan,” ujarnya.

Kegitan makin lengkap, karena panitia juga menghadirkan seorang psikolog ibu dan anak dari Banyuwangi, Adreina Marcelina. Materinya membahas tentang keseimbangan pola asuh anak untuk wanita karier. “Sekaligus ini juga akan menambah wawasan para karyawan,” katanya.

Selain itu, juga ada penilaian best costume dan lucky draw. “Ini untuk menyemangati para peserta. Hadiahnya juga menarik,” pungkas Anggun.

Sementara itu, manajemen PT BSI melalui Senior Manajer External Affairs, Sudarmono, mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh para karyawan wanita ini. Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan kecintaan dan penghargaan karyawan terhadap jasa para pahlawan.

“Keberadaan karyawan wanita sama pentingnya dengan karyawan laki-laki. Kami tidak memperlakukan karyawan atas dasar jenis kelamin. Kinerjalah yang menentukan kualitas karyawan,” tegas Sudarmono. [rin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar