Gaya Hidup

Inovasi Kuliner Gurame Goreng Lotis dan Ayam Sambel Idjo Invasi Pasar ke Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Kuliner khas Kota Semarang kini mulai dicoba di pasar kuliner Surabaya. Ciri khas yang manis, di-batle dengan sambal bawang khas Surabaya rupanya mampu mencuri para pecinta kuliner di Kota Pahlawan.

Salah satunya rumah makan bergaya gazebo di kawasan Manyar ini, Dua menu yang khas di tonjolkan di tempat ini. Ayam goreng Lombok Idjo dan Ikan Dan Gurame goreng Lotis.

Dua menu ini menjadi andalan di rumah makan Lombok Idjo bahkan sang pemilik berani mencoba ekspansi ke pasar kuliner di Surabaya. Investasi Rp 2-3 milliar disuntikkan untuk membuka cabang di kota pahlawan.

Owner Lombok Idjo Cabang Surabaya Herman melihat potensi pasar kuliner di Surabaya masih cukup menjanjikan. Karena itu dirinya yakin cabang kuliner yang berpusat di Semarang tersebut bisa berkembang pesat. “Potensinya masih cukup bagus sekali,” ujar Herman saat pembukaan Resto Ayam Goreng Lombok Ijdo, Jumat, (29/3/2018).

Pihaknya memang sengaja membidik kawasan Menur untuk membuka gerai pertamanya di Surabaya. Wilayah itu dinilai paling strategis. Meski sudah banyak warung makan berjejer, namun menurutnya justru paling tepat. “Kalau bukanya di wilayah pergudangan malah salah,” ungkapnya.

Herman optimis dapat bersaing dengan kompetitor. Selain menu masakan rumahan yang disajikan, konsep resto dibuat berbeda. Ia yakin dengan tempat makan terbuka bisa menarik minat penikmat kuliner di Surabaya. Pengalaman makan dengan gaya khas Semarang sebagai pusatnya coba disajikan di lahan seluas 1.200 meter persegi.

Sementara itu terkait pembayaran, Herman mengaku masih belum menerapkan fintech pada restonya. Sejauh ini yang tersedia baru debit dan cash. “Tapi tidak menutup kemungkinan kami kembangkan ke depannya,” ungkapnya.

Fintech atau Financial Technology memang sedang naik daun. Inovasi bidang jasa keuangan yang sedang tren di Indonesia.┬áModel baru pembayaran ini dianggal lebih praktis dan efektif. Banyak dari retoran maupun toko menggunakannya dalam transaksi jual beli. “Kami sedang kembangkan memang kerjasama dengan fintech di masa mendatang. Kita coba nanti dengan Ovo,” tandasnya.[way/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar