Gaya Hidup

Ini Tema Karnaval Pamekasan 2019

Pamekasan (beritajatim.com) – Pegelaran karnaval dalam memeriahkan HUT Ke-74 Republik Indonesia di kabupaten Pamekasan, mengusung tema ‘Penetapan Budaya Lokal untuk Menjaga NKRI Menuju Pamekasan Hebat, Bhejre, Rajjhe tor Parjhuge’.

Kegiatan yang digelar di depan Pendopo Wakil Bupati di Jl Jokotole, Senin (12/8/2019). Diikuti sejumlah perwakilan dari berbagai lembaga pendidikan di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam, mulai tingkat SD/MiI, SMP/MTs hingga SMA dan sederajat.

Kegiatan yang dipusatkan di sepanjang Jl Jokotole, dimulai dari garis start di Pendopo Wabup menuju kawasan Asemanis. Dilepas langsung oleh Bupati Pamekasan Badrut Tamam. Para peserta nantinya akan bergerak melalui selalui jalur sepanjang Jl Jokotole dan kembali finish di tempat start.

“Melalui kegiatan ini, kami mengajak masyarakat untuk mencermati tema proklamasi tahun ini. Sekaligus kami mengajak masyarakat agar tetap membuat bersatu dalam bingkai NKRI,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, swat memberikan sambutan.

Tidak hanya itu, bupati yang akrab disapa Ra Badrut juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan semangat perjuangan para pahlawan. Sekaligus merealisasikan cita-cita para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Republik Indonesia.

“Tidak kalah penting kami juga berharap agar masyarakat mampu meningkatkan semangat perjuangan kemerdekaan sebagai bentuk dari perjuangan para pahlawan yang telah mendahului kita. Bagaimanapun para pahlawan, sudah berjuang dan mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan republik ini,” ungkapnya.

Dari itu pihaknya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras mensukseskan pelaksanaan karnaval dalam rangkaian HUT Ke-74 RI di Bumi Gerbang Salam. “Terima kasih kepada semua pihak yang sudah ikut serta mensukseskan acara ini,” pungkasnya.

Pantauan di lapangan, kegiatan tersebut membuat sejumlah ruas jalan di area perkotaan tersendat akibat banyaknya pengendara yang melintas. Terlebih sejumlah petugas dari jajaran TNI-Polri bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan, juga siaga di sejumlah persimpangan.

Mereka bahu membahu mengurai padatnya arus lalu lintas dengan menerapkan sistem buka tutup, terlebih sejumlah pengendara juga sebagian berusaha untuk mendekati area pelaksanan karnaval. [pin]

Apa Reaksi Anda?

Komentar