Gaya Hidup

Film Indonesia

Ini Pesan Nitizen Untuk Film Jack Asli Suroboyo

Surabaya (beritajatim.com) – Satu lagi karya anak bangsa, yang mengangkat kearifan lokal kota Surabaya berhasil menggebrak dunia perfilman Indonesia. Digarap oleh para siswa SMK Dr. Soetomo Surabaya film “Jack” berhasil mencuri hati para pecinta film di Surabaya.

Bahkan salah satu scene di film ini mengangkat kecintaanya warga Surabaya terhadap sepak bola, klub kebanggaan arek Suroboyo yakni Persebaya. Tak pelak film ini pun dicintai juga oleh para Bonek.

Salah satu bonek asal Surabaya, Syaiful ini mengatakan jika film ini digarap cukup bagus dengan menunjukkan apa saja spot iconic di Kota Surabaya, hanya saja alur ceritanya jadi sedikit tertutup dengan gambar transisi iconic Surabaya.

“Film ini Surabaya banget, film ini seperti memberi tahu jika orang Surabaya itu yang seperti ini berpikiran terbuka dan saling toleransi antar umat beragama cukup bagus bisa sebagai contoh yang baik. Tapi saya sedikit mengkritik untuk jalan ceritanya kurang dalam dan harusnya bisa digali. Seharusnya nomor satu jalur cerita nomor dua baru menjual gambar icon namun ini kebalik,” ujar syaiful.

Sebelumnya diceritakan seorang pemuda keturunan Arab, Jack (Arief Wibhisono), dipaksa untuk meneruskan usaha toko milik Abinya, Wak Dollah ( Eko Tralala ).

Demi mengikuti kemauan Abinya, Jack rela masuk jurusan kuliah yang tidak sejalan dengan dunia seni yang ia cintai, sudah hampir tujuh tahun kuliahnya tak kunjung usai.

Menjalani sesuatu yang tidak Jack sukai, membuat Jack terancam drop out alias DO. Suasana makin memanas ketika Wak Dollah mengetahui kedekatan Jack dengan gadis keturunan tionghoa, Meyling ( Grace Tie ), anak tunggal Koh Halim ( Hengky Kusuma ), juragan toko obat cina ternama di Surabaya.

Jack yang semula pendiam bahkan terkesan malas-malasan, mendadak menjadi riang. Hidupnya bergairah.

Terlebih, Meyling memberikan ancaman pada Jack, jika ia tidak lulus kuliah, Meyling enggan bertemu lagi dengan Jack.Jack pun kembali menata hidupnya demi Meyling.

Namun hubungan keduanya semakin runyam saat ayah Jack tidak suka Meyling. Wak Dollah tidak ingin Jack dekat-dekat dengan keturunan etnis Tionghoa itu. Selain itu Meyling diketahui berbeda agama dengan Jack.[way/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar