Gaya Hidup

Grup Teater Flying Baloons Puppet Concern Dengan Isu Lingkungan

Yogyakarta (beritajatim.com) – Grup teater boneka Flying Balloons Puppet (FBP) Yogyakarta, mengaku tetap akan concern mengambil isu tentang lingkungan hidup di setiap karya dan penampilannya.

Pasalnya, menurut salah satu pendiri FBP sekaligus sutradara, Rangga Dwi Apriadinnur, saat ini sangat minim kepedulian terhadap lingkungan hidup.

“Sepertinya ke depan kita tetap akan concern dengan isu lingkungan. Sebab kalau bukan kita yang ada di sekitar ini, siapa lagi yang peduli? Kalau isu-isu politik dan lainnya, kita tidak tertarik,” kata pria kelahiran Lombok ini saat mendapat kunjungan mahasiswa peserta Career Camp UK Petra di basecamp FBP, Rabu (7/8/2019).

Selain itu, kisah masa kecil Rangga juga menjadi inspirasi di balik beberapa karya FBP. “Karena sejak kecil, saya sering bermain dengan Orang Utan, jadi saya bisa merasakan bagaimana kondisi mereka saat ini ketika hutan sudah hilang. Itu salah satunya. Isu tentang rumah-rumah adat yang terpinggirkan dan sampah juga ada,” ujarnya.

Sementara dipilihnya boneka dalam karyanya, Rangga menjelaskan karena dengan boneka, imajinasinya menjadi lebih luas dibanding teater biasanya. “Teater Boneka menarik karena mempertaruhkan keaktoran di atas panggung, dalam arti bagaimana aktor dapat menghidupkan boneka,” tuturnya.

Perlu diketahui, bermula dari tugas kuliah kelas laboratorium keaktoran yang diambil oleh Rangga di Jurusan Teater ISI Yogyakarta, dirinya bersama sang istri, Meydi Bestari, membentuk FBP sejak Januari 2015. Hingga kini, mereka sudah membawakan lebih dari 10 judul karya.

Sementara itu, Jessie Monika, koordinator acara Career Camp 2019, berharap kisah FBP memberi inspirasi bagi peserta. “Mudah-mudahan bisa Flying Baloons Puppet bisa menginspirasi para peserta,” ujarnya. (kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar