Gaya Hidup

Es Tape Ketan Ireng, Kuliner Khas Pacet Pengusir Dingin

Mojokerto (beritajatim.com) – Kecamatan Pacet, kecamatan paling selatan Kabupaten Mojokerto menyimpan berbagai destinasi alam, mulai pengunungan, hutan pinus, wisata air panas, air terjun hingga kuliner khas. Selain sego jagung, es tape ketan ireng (hitam) juga menjadi kuliner khas Pacet.

Olahan ketan ireng sendiri memang sudah tak asing lagi bagi masyarakat Indonesia, hampir setiap daerah juga terdapat olahan ketan ini. Namun di kawasan Pacet, es tape ketan ireng dijual di pinggir jalan menuju kawasan wisata. Tepatnya di simpang tiga Taman Pacet.

Setiap wisatawan yang berkunjung di ke Pacet langsung disambut oleh puluhan pedagang es tape ketan ireng yang berjejer di jalanan. Tak hanya es tape ketan ireng, pedagang pentol bakar dan ceker setan juga banyak ditemui sehingga dengan mudah wisatawan menemukan kuliner ini.

Salah satu penjual es tape ketan ireng yakni Saini (50). Perempuan paruh baya warga Desa Kemiri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto menjual es ketan hitam secara turun temurun. “Sudah hampir 30 tahun lebih saya dan keluarga berjualan es tape ketan ireng dari hasil olahan sendiri,” ungkapnya, Sabtu (9/3/2019).

Masih kata Saini, olahan ketan hitam menjadi kuliner khas Pacet sudah sejak lama. Karena cuaca Pacet yang dingin membuat kuliner ini diminati baik pengunjung atau warga lokal sendiri sehingga es tape ketan ireng ada hingga saat ini. Ia mengaku sebelumnya berjualan di wisata Ubalan.

“Kalau dulu, cara jualnya ya dipikul dan saya jualnya di dalam wisata Ubalan. Tapi sekarang saya yang jualan dengan naik motor karena yang jual es tape ketan ireng sekarang juga banyak sehingga banyak saingan di dalam. Dalam waktu satu hari, biasanya habis sampai 3 kg sampai 4 kg,” katanya.

Namun kalau akhir pekan atau musim liburan, bisa sampai 15 kg ketan hitam. Untuk harganya sendiri, Saini mematok harga Rp5 ribu per mangkok. Olahan ketan banyak disuka karena disamping harganya tidak mahal, es tape ketan ireng ini juga bisa menghangatkan badan.

“Cara penyajiannya dicampur dengan badek atau air sari tape ketan ireng sehingga es tape ketan ireng banyak diminati pengunjung untuk mengusir hawa dingin daerah pegunungan. Seperti Pacet ini. Campuran lainnya yakni lepet yang terbuat dari ketan putih,” tuturnya.

Campuran lepet bisa menetralkan rasa manis yang ditimbulkan dari tape ketan ireng itu sendiri. Sehingga kuliner yang terbuat dari bahan utama ketan ini mempunyai banyak sekali manfaat salah satunya yaitu menghangatkan tubuh saat cuaca sedang dingin.

“Cara membuat es tape ketan ireng cukup mudah, siapkan beras ketan ireng secukupnya. Kemudian rendam satu hari satu malam untuk mendapatkan air bekas rendaman atau kerap di sebut badek dan direndam diberikan gula secukupnya,” jelasnya.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar