Jum'at, 14 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Bandara Aset Negara dari Cost Recovery

Legislatif Desak KEI Dukung Pengoperasian Pesawat Fixed Wing

Selasa, 13 Nopember 2018 00:45:51 WIB
Reporter : Temmy P.
Legislatif Desak KEI Dukung Pengoperasian Pesawat Fixed Wing

Sumenep (beritajatim.com) - Komisi III DPRD Sumenep mendesak Kangean Energy Indonesia (KEI) segera 'mengamini' pengoperasian pesawat 'fixed wing' di Bandara Pagerungan, Kecamatan Sapeken.

"KEI ini harus nunggu apa lagi? Surat dari SKK migas agar penggunaan pesawat 'fixed wing' dari Surabaya ke Pagerungan dipertimbangkan dan direalisasikan, sudah turun," kata anggota Komisi III DPRD Sumenep, Darul Hasyim Fath, Senin (12/11/2018).

Bandara Pagerungan di Pulau Pagerungan, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep merupakan bandara yang dikelola salah satu kontraktor kontrak kerja sama (K3S) migas, yakni Kangean Energy Indonesia (KEI). Selama ini, bandara tersebut merupakan bandara khusus yang hanya dipergunakan untuk kepentingan dan kelancaran operasional perusahaan tersebut.

Pemerintah Kabupaten (PemkaB-) Sumenep telah melayangkan surat permohonan ke Kemenkeu, SKK Migas, dan Kangean Energy Indonesia (KEI) untuk memanfaatkan Bandara Pagerungan sebagai bandara penerbangan perintis.

"Surat dari Bupati tentang permohonan pemanfaatan Bandara Pagerungan sudah dilayangkan sejak 2014. Disusulkan dengan surat Wakil Bupati tahun 2018 tentang permohonan pengoperasian pesawat 'fixed wing'. Sementara KEI belum memberikan hitam di atas putih, karena masih berkutat pada argumentasi 'feasibility study' (FS) yang belum usai. Ini maksudnya FS yang gimana lagi?" ujarnya mempertanyakan.

Menurutnya, sesuai Undang-undang nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi, pasal 40 ayat (5), KEI ikut bertanggungjawab dalam pengembangan masyarakat setempat. DPRD dan Pemerintah Kabupaten sepakat meminta KEI untuk mendukung program pemerintah daerah.

"Salah satunya, mendukung penggunaan Bandara Pagerungan untuk pesawat 'fixed wing'. Jangan lupa, bandara itu aset negara yang dibangun dari dana cost recovery. Jadi saya pikir wajarlah keinginan pemerintah daerah agar KEI secepatnya mengijinkan Bandara Pagerungan digunakan untuk pesawat 'fixed wing'," paparnya.

Sementara Manager Public and Government Affairs, Kangean Energy Indonesia Ltd, Hanip Suprapto mengaku sejak awal KEI sangat mendukung rencana menggunakan Bandara Pagerungan untuk penerbangan perintis.

"Kami sangat support keinginan Pemkab, sebagaimana surat menyurat persiapan yang sudah dilakukan bersama pihak terkait, seperti SKK migas, Dinas Perhubungan, Bandara Trunojoyo, juga Dirjen Perhubungan," terangnya.

Apalagi, lanjut Hanip, sudah ada surat dari SKK migas menanggapi keinginan Pemkab Sumenep untuk menggunakan pesawat 'fixed Wing di Bandara Pagerungan.

"Pada prinsipnya, KEI siap mengikuti arahan dari SKK migas. Saat ini tinggal menunggu surat keputusan menteri untuk perubahan status bandara khusus menjadi bandara umum. Sekali lagi, KEI sangat mensupport keinginan itu," tandasnya. [tem/suf]

Tag : bandara

Komentar

?>