Kamis, 13 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

GET Indonesia Siap Mengaspal, Apa Bedanya dengan Gojek dan Grab?

Minggu, 11 Nopember 2018 01:17:44 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.
GET Indonesia Siap Mengaspal, Apa Bedanya dengan Gojek dan Grab?

Surabaya (beritajatim.com) - Aplikasi transportasi online karya anak bangsa, 'GET Indonesia' siap untuk bersaing dengan para pendahulunya, seperti Go-Jek dan Grab di jalanan Indonesia.

Aplikasi GET Indonesia yang diproduksi oleh PT Get Indonesia Persada merupakan aplikasi transportasi online yang berkantor pusat di Surabaya.

"GET Indonesia adalah aplikasi transportasi online yang siap membantu kebutuhan masyarakat. Kami siap bersaing dengan aplikasi yang telah ada. Kami berkantor pusat di Surabaya dan ada kantor operasional di DI Yogyakarta," kata CEO PT Get Indonesia Persada Iwan Setiabudi saat launching Aplikasi GET Indonesia di RM Primarasa Surabaya, Sabtu (10/11/2018) malam.

Iwan menjelaskan, semangat yang diusung adalah menjadikan aplikasi GET Indonesia ini menumbuhkan jiwa nasionalisme. Pasalnya, 100 persen aplikasi ini adalah milik anak bangsa. Karena, para developernya berasal dari Indonesia. Momentum di-launchingnya ini juga bertepatan dengan Hari Pahlawan pada 10 November.

"Dengan semangat hari pahlawan ini menjadikan GET Indonesia sebagai aplikasi yang bisa menumbuhkan rasa nasionalisme untuk mencintai produk dalam negeri," ujar Iwan.

Saat ini banyak bermunculan aplikasi serupa, namun GET Indonesia sendiri memiliki beberapa perbedaan dibanding dengan sebelumnya. Salah satunya, sistem yang dibangun lebih mengedepan kearifan lokal.

Artinya, GET Indonesia ini tumbuh tidak terpusat di kantor induk dalam hal ini Kota Surabaya. Sistem keagenan per wilayah tentunya akan menumbuhkan sikap kearifan lokal di masyarakat. Selain itu, customer juga bisa bebas memilih driver laki-laki atau perempuan sesuai keinginannya.

"Dengan sistem keagenan, para driver tidak perlu mendaftar di kantor pusat. Cukup datang ke agen terdekat. Jika sudah diapprove maka sudah bisa beroperasi," imbuhnya seraya menyebut keagenan berada di masing-masing kabupaten/kota se-indonesia.

Sementara itu, Direktur PT Get Indonesia Persada, Toni Purniawan menambahkan, sejumlah produk GET Indonesia ini siap bersaing. Antara lain, GET Car yang merupakan layakan taxi kendaraan roda empat, kemudian GET Bike adalah layanan transportasi menggunakan sepeda motor.

Ditambah lagi GET Bajaj, layanan transportasi menggunakan kendaraan bajaj dengan kapasitas penumpang tiga orang. Ada lagi, GET Send layanan kurir online untuk pengiriman barang. Selanjutnya, GET Food yang merupakan layanan pemesanan makanan untuk makanan dan cafe.

"Kami juga ada layanan yang namanya GET Bill. Layanan ini, adalah sistem pembayaran online yang melayani pembayaran PLN, BPJS, PDAM, telepon, layanan tiket dan lain-lain," jelas Toni.

Sebelum dilaunching ini, lanjut Toni, GET Indonesia telah membangun jaringan di beberapa kota di Indonesia, di antaranya Aceh, Pekanbaru, Bandar Lampung, Jakarta, Surabaya, Kediri, Malang, Jombang dan lain-lain. "Setidaknya sudah ada 55 mitra agen yang tersebar di 35 kota di Indonesia. Jumlah ini kemungkinan akan bertambah," pungkas Toni. [tok/but]

Tag : ojek online

Komentar

?>