Kamis, 15 Nopember 2018

Pemuda Surabaya Siap Gerak

Minggu, 28 Oktober 2018 22:42:44 WIB
Reporter : Renni Susilawati
Pemuda Surabaya Siap Gerak

Surabaya (beritajatim.com) - Peringatan Sumpah Pemuda di Kota Surabaya dimaknai lebih dinamis oleh para pemuda. Berbagai komunitas di Kota Pahlawan berkumpul di House of Sampoerna melalui Forum Urun Rembuk Siap Gerak. Dalam forum itu, mereka gotong royong untuk membantu mengatasi permasalahan masyarakat secara  langsung di sektor lingkungan, pendidikan, ekonomi serta sosial budaya.

Inisiator Siap Gerak, Shinta H Saputra, menuturkan forum ini merupakan embrio yang melibatkan banyak komunitas di Surabaya untuk bersama-sama menata serta mengatasi permasalahan di masyarakat. Mereka berkolaborasi dengan banyak pihak untuk diajak gotong royong dalam eksekusi aksi nyata di masyarakat.

“Ada yang melakukan bersih-bersih laut, membuat daur ulang sampah sampai mengajar di masyarakat,” ujar Shinta di sela-sela Urun Rembuk Siap Gerak di Residence Room House of Sampoerna Surabaya, Minggu (28/10/2018).

Para komunitas yang tergabung memiliki keahlian serta fokus yang berbeda-beda. Dengan keragaman itu, pihaknya ingin semua permasalahan yang masih terjadi di Surabaya bisa segera dibantu dengan aksi nyata yang dilakukan para pemuda.

Gerakan gotong royong ini, katanya, dirasakan penting bagi para pemuda. Makanya Siap Gerak memilih House Of Sampoerna sebagai tempat berdiskusi bagi para mereka. Bangunan cagar budaya ini memiliki nilai historis tinggi di Indonesia dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda.

“Kami ingin para pemuda melihat kembali sejarahnya yang pantang menyerah,” jelasnya.

Sampai saat ini, katanya, sudah tercatat ada 40 komunitas yang sudah tergabung dalam Siap Gerak. Mereka sebelumnya berjalan sendiri-sendiri untuk memberikan pengabdian pada masyarakat. Dengan ragam serta keahlian yang dimiliki, para komunitas itu akan bersinergi dengan semua pihak, baik itu pemerintah maupun pihak lainnya untuk bisa mewujudkan aksi nyata dalam membantu masyarakat.

“Dalam bergerak kami melakukan tabulasi permasalahan terlebih dahulu. Baru kemudian diputuskan tindakan yang akan diambil,” jelasnya.

Pegiat Peduli Sungai Surabaya (PSS) Winardi menuturkan, selama ini komunitasnya menjadi jembatan bagi warga dan pemerintah untuk membenahi sungai. Mulai dari penataan sungai, pembersihan sampah serta pengecatan di sekitar area bantaran.

“Tapi penataan sungai tak bisa dilakukan satu sisi saja. Butuh kerjasama dari berbagai pihak untuk gotong royong menatanya,” jelasnya.

Rohaniyati, Komunitas Anom Sari yang bergerak dibidang UKM Herbal mengatakan, forum Siap Gerak bisa membawa banyak perubahan bagi para pemuda untuk bangkit di masa depan. Selama ini dirinya bergerak di bidang ekonomi untuk menampung para pemuda yang lebih produktif.

“Waktu itu banyak pemuda di kelurahan kami yang terkena pengaruh judi dan narkoba. Mereka menjadi tak produktif, akhirnya kami ajak bergabung dalam komunitas UKM yang bermanfaat bagi mereka,” jelasnya.

Dengan adanya wadah bagi komunitas di Siap Gerak, dirinya semakin optimis banyak pemuda bisa dilibatkan secara langsung dalam kegiatan yang produktif. Ada banyak aksi yang saling mendukung antara satu komunitas dengan komunitas lainya. “Sinergi ini yang bisa membawa dampak besar. Termasuk kami juga akan belajar serta melibatkan UKM yang ada di kawasan eks lokalisasi,” tandasnya.[rea/kun]

Berita Terkait

    Komentar

    ?>