Rabu, 21 Nopember 2018

Cuaca Ekstrim, Produktifitas Mangga Podang Khas Kediri Turun

Senin, 15 Oktober 2018 07:17:38 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Cuaca Ekstrim, Produktifitas Mangga Podang Khas Kediri Turun

Kediri (beritajatim.com)--Produktifitas mangga podang di Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri menurun drastis.

Salah satu faktor penyebabnya adalah cuaca ekstrim yang terjadi akhir-akhir ini. Di mana suhu udara panas mencapai 30-33 derajat celcius disertai angin kencang.

Kamsih (50), salah satu petani mangga podang asal Desa Tiron, mengatakan, biasanya mulai Agustus hingga Oktober sudah memasuki musim panen mangga. Tetapi karena pengaruh cuaca dan angin kencang, banyak buah mangga kecil yang rontok. Akibatnya, produksi mangga menurun.

"Pohon mangga saya saja sekarang berbuahnya sedikit. Karena barat atau angin membuat pohon mangga tidak berbunga dan bahkan buah-buah mangga kecil banyak yang jatuh sehingga tahun ini alami penurunan produksi," kata Kamsih, Senin (15/10/2018).

Saat panen mangga normal, kata Kamsih, setiap harinya mampu menghasilkan panen 8 ton. Buah mangga podang ini kemudian dikirim ke berbagai wilayah, di antaranya di Bandung sebanyak 8 ton dan di Malang 2 ton.

"Kita sulit untuk memenuhi target itu. Untuk wilayah Bandung yang biasanya bisa stok ke sana, saat ini tidak bisa. Kita hanya mampu menyetok buah mangga untuk wilayah Malang, itu pun dengan jumlah 1 ton saja dalam sehari," jelasnya.

Untuk harga buah mangga podang saat ini berkisar Rp. 5.500 per kilogram (kg). Sedangkan untuk mangga jenis gadung Rp 7.000 per kg. [nng/air]

Tag : mangga

Komentar

?>