Minggu, 21 Oktober 2018

Geliat Warga Pesisir Gresik Melalui Usaha Kreatif

Rabu, 10 Oktober 2018 09:51:01 WIB
Reporter : Renni Susilawati
Geliat Warga Pesisir Gresik Melalui Usaha Kreatif

Surabaya (beritajatim.com) - Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengangkat perekonomian desa tempat Anda tinggal. Tak perlu segudang perubahan yang muluk-muluk. Cukup melakukan usaha perubahan dari diri sendiri dulu baru setelah sukses masyarakat akan bahu membahu untuk mengubah pola hidup mereka.

Seperti yang dilakukan sekelompok ibu-ibu muda di Desa Doudo Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik. Tak perlu modal banyak dan jumlah peserta yang banyak mereka mampu menciptakan lapangan kerja baru melalui usaha mikro yang mereka kembangkan sendiri. Seperti olahan makanan camilan dari sayur dan buah-buahan yang dihasilkan melalui ide kreasi camilan kelompok Mbok Doudo.

Mbok Doudo yang digawangi oleh Devianti Anggraeni, ini awalnya harus melalui berbagai rintangan. Berbagai trail and eror berkali-kali sudah mereka lalui hingga akhirnya menemukan resep yang pas untuk membuat olahan camilan stik dari buah naga serta camilan dari sayuran. Tak hanya sampai disitu saja mereka juga mengolah jambu mete menjadi jus jambu mete.

Saat ini Mbok Doudo diproduksi oleh 7 orang anggotanya tetapi mimpi besar Devi mampu memperkerjakan seluruh ibu rumah tangga didesanya. "Kami baru terbentuk 1 tahun yang lalu dan kini sudah bisa menjual hingga keluar pulau melalui penjualan online atau e-commerce," kenang Devi.

Tak hanya Mbok Doudoh yang sukses membuat camilan, Wong Doudo Craft juga tak kalah semangat mengembangkan bisnis mereka. Hanya bedanya mereka tak membuat makanan tetapi berbagai kerajinan tangan dari sabun aroma terapi.

"Selama ini yang buat bunga dari bahan kertas, plastik hingga clay tetapi kami membuat dari sabun sehingga hasilnya tak hanya bagus dilihat tetapi juga menjadi pewangi ruangan," ungkap Anis Sulistiawati dan Zuli Rohmawati, pengrajin Wong Doudo Craft, saat ditemui disela pameran Jatim Fair 2018.

Wong Doudo Craft dan Mbok Doudo ini binaan dari Pertamina EP Asset 4 Poleng Field, anak perusahaan PT Pertamina yang bergerak di bidang produksi hulu Minyak dan Gas (Migas). Menurut para pelaku UMKM kreatif ini awalnya mereka tak memiliki produk apapun, baru setelah perusahaan datang memberikan CSR mereka mulai melakukan berbagai macam kreasi untuk meningkatkan taraf ekonomi mereka.

"Kami memberikan keterampilan hingga peralatan yang dibutuhkan. Bahkan kini Mbok Doudo sudah mampu memproduksi es krim dari sari buah jambu mete yang merupakan potensi di daerah Doudo. Kami berharap ini mampu memperbaiki taraf hidup masyarakat setempat," tandas Arina Hidayatul Chasanah, relation and formalities EP Poleng. [rea/suf]

Tag : umkm

Komentar

?>