Rabu, 19 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Mahir Bahasa Inggris, Alumni UMM Raih Omzet Milyaran Rupiah Bisnis E-Commerce

Sabtu, 22 September 2018 14:53:45 WIB
Reporter : Lucky Aditya Ramadhan
Mahir Bahasa Inggris, Alumni UMM Raih Omzet Milyaran Rupiah Bisnis E-Commerce

Malang(beritajatim.com) - Siapa bilang alumni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)  Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) hanya bisa jadi guru, Umi Tursini, Ph.D contohnya. 

Alumni sukses Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMM ini karirnya justru berkibar dalam dunia usaha.

Mengembangkan bisnis online mengandalkan konsep market place,  Umi berhasil meraih omzet hingga Rp1 Milyar setiap bulannya berkat penjualan produk dengan brand Salvo andalannya.

"Kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu yang memudahkan perkembangan bisnis saya," ujar Umi Sabtu, (22/9/2018).

Menuturkan perjalanan usahanya, Umi menguraikan bahwa bisnis ini awalnya dimulai dari hobi berbelanja online ketika dirinya menempuh pendidikan doktor di Universitas New South Wales, Australia.

Menjadi penggemar belanja online, lambat laun muncul keingintahuannya terkait seluk beluk bisnis online. Ia pun iseng-iseng mencari tahu, utamanya untuk bisnis yang mengandalkan konsep market place.

Berdasarkan pengamatan Umi, ternyata dari 100% transaksi online, yang menggunakan market place hanya 2% dari jutaan warga Indonesia.

Ini merupakan sebuah peluang yang sangat besar bagi siapapun yang ingin mengembangkan bisnisnya.

"Padahal dengan hanya 2 persen itu usaha saya ini sudah berkembang cepat,” kata Umi.

Umi melanjutkan, bahwa menggunakan E-Commerce dengan konsep market place merupakan bisnis yang menjanjikan. Hal ini terbukti dimana hanya dalam waktu kurang dari dua tahun, ia telah memiliki 3 gudang besar untuk menyimpan berbagai produk tas, sepatu hingga sandal, yang setiap harinya mendapat 1.000 hingga 4.000 orderan.

“Pengguna internet nggak mungkin berkurang, tapi selalu bertambah. Saya yakin kedepannya market place jauh menjanjikan. Brand produk saya namanya Salvo, Salvo dalam bahasa inggris artinya tembakan yang bertubi-tubi. Filosofinya, semoga orderannya banyak,” papar Umi.

Hingga September 2018 ini hampir semua market place ditekuni Umi seperti Lazada, Tokopedia, Shoppie, Zilingo, dan sejenisnya.

Bahkan, saat ini Salvo menjadi produk nomor 1 di Jawa Timur dan Top Seller nomor 5 di Indonesia. Ia pun berhasil mendayagunakan sekitar 200 pengrajin tas,  sepatu dan sandal untuk membantu memenuhi suplai produknya.

Selain kemauan yang sungguh-sungguh,  Umi mengaku kemampuan berbahasa Inggris juga menunjang keberhasilannya.

Berbekal bahasa internasional ini, ia mampu menjalin kerjasama dengan banyak CEO dari dalam dan luar negeri.

Di akhir Umi membeberkan, seiring perkembangan teknologi peluang usaha sebetulnya sangat banyak dan ada di mana saja. Hanya tidak semua orang mau memulai langkah.

"Everyone punya keinginan, tapi yang mau menjalankan atau action itu yang susah. Jadi bagi yang ingin mulai berbisnis, bisa dengan memanfaatkan market place,” tandasnya. (luc/ted)

Komentar

?>