Kamis, 15 Nopember 2018

Bersama HKTI, Khofifah Siap Dorong Kesejahteraan Petani Garam

Minggu, 19 Agustus 2018 19:03:50 WIB
Reporter : Ibnu F Wibowo
Bersama HKTI, Khofifah Siap Dorong Kesejahteraan Petani Garam

Surabaya (beritajatim.com) - Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa berharap ada skema yang lebih menguntungkan bagi para petani garam yang ada. Menurutnya, saat ini para petani garam masih belum bisa sejahtera yang salah satu sebabnya adalah produk impor yang sering rembes ke pasar.

"Biasanya kalau ada garam impor itu turunnya di Tanjung Perak. Kalau itu ada yang merembet ke pasar pasti akan mereduksi garam rakyat dalam konsumen pasar-pasar tradisional merembet ke pasar barang konsumsi. Maka itu akan berpengaruh pada harga jual dari garam," ujar Khofifah di acara silaturahmi DPP HKTI Jawa Timur, Minggu (19/8/2018).

Untuk itu, Khofifah yang kelak akan berpasangan dengam Wagub terpilih Emil Dardak ini berharap ada data persebaran garam impor yang lebih detail. "Ini agar masalah sesungguhnya bisa diungkap," jelasnya.

"Saya pun selama ini melakukan navigasi untuk bisa mengurai masalah ini. Bahkan, sebelum kesini (acara silaturahmi) ini saya berada di Lamongan untuk berdiskusi dengan Pak Bupati ya salah satunya untuk itu," tambah wanita yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Sosial ini.

Ketua DPP HKTI Jatim Ahmad Nawardi pada kesempatan ini juga turut mendorong hal yang sama. Menurutnya, selama ini ada perlakuan yang kurang adil bagi para petani garam.

"Saya yang berasal dari Pulau Garam Madura saat ini sering merasa ironis ketika justru mereka tidak lagi menjadi penghasil utama garam. Ini karena salah satunya adalah harga garam yang anjlok," kata Nawardi.

"Jika keran impor diperketat, maka petani garam akan bisa sejahtera. Selama ini indikasi yang ada adalah harga garam dari petani jatuh karena tidak kuat menahan serangan garam impor," pungkas pria yang juga anggota DPD RI ini. [ifw/but]

Tag : garam

Komentar

?>