Rabu, 22 Agustus 2018

Pemkot Malang Minta ASN Sering Belanja di Pasar Tradisional

Kamis, 09 Agustus 2018 17:30:47 WIB
Reporter : Lucky Aditya Ramadhan
Pemkot Malang Minta ASN Sering Belanja di Pasar Tradisional

Malang (beritajatim.com) - Plt Walikota Malang, Sutiaji mengimbau Aparatur Sipil Negara di Pemerintah Kota Malang kembali melestarikan budaya belanja di Pasar Tradisional. Sebab, putaran nilai ekonomi di pasar tradisional dianggap cukup besar bagi masyarakat.

"Pasar tradisional merupakan basis perekonomian masyarakat yang turut memperkuat perekonomian bangsa kita. Karena di pasar tradisional perputaran uang sangat tinggi," ujar Sutiaji, Kamis (9/8/2018).

Sutiaji mengatakan, pasar tradisional menjadi jantung perekonomian masyarakat. Proses transaksi tawar menawar antara penjual dan pembeli tidak akan ditemukan di pasar modern. Untuk itu pasar tradisional dianggap sebagai tempat yang menguntungkan bagi penjual dan pembeli.

"Pemerintah daerah akan selalu memfasilitasi serta melestarikan pasar tradisional sebagai salah satu penopang perekonomian bangsa," kata Sutiaji.

Sutiaji berharap agar tidak kalah bersaing dengan pasar modern, pasar tradisional harus berinovasi menciptakan suasana yang bersih, aman dan nyaman. Meski berkonsep tradisional pasar itu harus memoderniasasi diri.

"Pasarnya tetap tradisional, namun manajemen dan pengelolaannya haruslah dibuat modern agar segala transaksi yang ada juga dapat diakses sebagai bentuk keterbukaan informasi publik," ucap Sutiaji.

Sutiaji mengatakan, kini Pemkot Malang tengah menggagas E-Retribusi bagi seluruh pedagang di pasar tradisional. Pasar buku wilis, pasar klojen, pasar bareng,  pasar kota lama, dan pasar oro-oro dowo adalah beberapa pasar di Kota Malang yang telah melaksanakan program E-Retribusi.

"Kedepan kami berharap agar seluruh pasar di Kota Malang dapat segera melaksanakan program E-Retribusi agar jalannya uang retribusi dapat terarah dan juga menghindari peredaran uang palsu," tandas Sutiaji.

Program E-Retribusi dilakukan Pemkot Malang bekerjasama dengan BPD Bank Jatim Cabang Malang. Sutiaji menyebut Dinas Perdagangan Kota Malang yang akan mensosialisasikan program E-Retribusi kepada seluruh pedagang di pasar tradisional yang ada di Kota Malang. [luc/but]

Komentar

?>