Sabtu, 26 Mei 2018

Teror Bom Surabaya Bikin Omset Rp 33,9 M Melayang

Rabu, 16 Mei 2018 18:33:41 WIB
Reporter : Renni Susilawati
Teror Bom Surabaya Bikin Omset Rp 33,9 M Melayang

Surabaya (beritajatim.com) - Pengusaha ritel moderen mengaku omset mereka melayang Rp 33,9 miliar dalam 2 hari yakni saat serangan teroris 3 gereja pada Minggu (13/5/2018) serta serangan bom yang terjadi di Polrestabes hari Senin (14/5/2018).

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jatim, April Wahyu Widati,dimana omset retail moderen mulai dari mini market hingga supermarket turun drastis dalam 2 hari.

"Biasanya ini adalah momentum ritel moderen untuk mengejar target satu tahunan kami. Karena sepekan jelang puasa, penjualan sudah naik karena konsumen mulai melakukan pembelian yang cukup besar untuk puasa pekan pertama," beber April yang merupakan Store Manager Giant Maspion Square Surabaya itu, dihadapan wartawan pada Rabu (16/5/2018).

Hal yang sama juga diamini oleh Koordinator Wilayah Timur Aprindo, Abraham Ibnu, yang membeberkan penurunan penjualan ritel moderen yang berada mall di kawasan Surabaya dan Sidoarjo turun hingga 70 persen dalam dua hari yakni pada Minggu dan Senin. Sedangkan ritel moderen yang berdiri sendiri mengalami penurunan hingga 50 persen.

"Hingga kini pun animo pembeli juga belum membaik. Ketakutan konsumen untuk keluar rumah menjadi penyebabnya," beber Ibnu.

Ibnu pun mengacungi jempol atas upaya Walikota Surabaya, Tri Rismaharini dalam membantu melakukan recovery langsung kepada keluarga korban dan fasilitas rumah ibadah. Ibnu berharap dalam waktu dekat Walikota pun bisa meyakinkan warga Surabaya untuk tidak takut berbelanja.

"Kami juga akan berkirim surat ke Walikota sehingga sektor ekonomi juga kembali pulih," tandasnya. [rea/but]

Tag : ekonomi

Komentar

?>