Sabtu, 18 Agustus 2018

Sulitnya Konglomerat Mochtar Riady Jawab Pertanyaan Ini

Kamis, 26 April 2018 19:50:56 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Sulitnya Konglomerat Mochtar Riady Jawab Pertanyaan Ini

Jember (beritajatim.com) - Konglomerat dan pendiri Lippo Group Mochtar Riady memiliki gelar doktor dan merupakan salah satu orang terkaya di Indonesia. Namun ternyata dia mengaku sulit menjawab sebuah pertanyaan yang pernah dilontarkan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita beberapa bulan lalu.

"Beliau menanyakan kepada saya: Mochtar, apakah Saudara bisa memberikan suatu pandangan cara apa untuk mengurangi atau mengentaskan kemiskinan. Saya sulit langsung menjawab," kata Mochtar, saat berpidato meresmikan superblok Lippo Plaza dan Rumah Sakit Siloam senilai Rp 1 triliun, di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (26/4/2018) sore.

"Masalah kemiskinan adalah masalah klasik. Tiga ribu sekian tahun lalu di Tiongkok sudah ada buku cerita tentang kemiskinan. Pada 1787 ada seorang ahli ekonomi bernama Adam Smith menulis buku Wealth of Nation, bercerita tentang kemiskinan," kata Mochtar.

Pemikir ekonomi lainnya bernama Ricardo, tambah Mochtar, juga menulis buku tentang kemiskinan. "Ada seorang jerman keturunan Yahudi bernama Karl Marx menulis buku Das Kapital juga bercerita soal kemiskinan. Namun tidak ada solusi sampai sekarang," katanya.

Mochtar mengatakan, salah satu faktor kemiskinan di desa adalah petani yang menjual komoditas pertanian dengan harga murah, namun membeli barang kebutuhan hidup dnegan harga mahal. "Oleh karena itulah cara apa supaya orang desa bisa menjual hasil pertanian ini langsung ke pasar dan mendapat harga baik? Juga demikian orang desa bisa langsung membeli barang kebutuhan dengan harga murah? Di situlah ada surplus untuk mengatasi kemiskinan," katanya. [wir]

Tag : kemiskinan

Komentar

?>