Selasa, 11 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Panen Melimpah, Harga Cabe Rawit di Tuban Anjlok

Selasa, 17 April 2018 11:09:51 WIB
Reporter : M Muthohar
Panen Melimpah, Harga Cabe Rawit di Tuban Anjlok

Tuban (beritajatim.com) - Sejak sekitar dua minggu terakhir, kegelisahan menyeliputi bagi para petani cabai yang berada di wilayah Kabupaten Tuban yang sedang mengalami panen raya cabe pada musim tanam kali ini, Selasa (17/4/2018).

Pasalnya, untuk saat ini harga cabe rawit merah dari hari ke hari harganya terus anjlok dan sangat murah dibandingkan dengan tahun yang lalu. Pada musim tanam kali ini, harga cabe rawit tertinggi dari petani hanya pada kisaran harga Rp 50 hingga Rp 65 ribu per kilogram di pasaran.

"Harganya turun terus. Sekitar dua minggu lalu masih mahal, kalau sekarang sudah anjlok harganya," ujar Candi (40), petani cabe asal Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Tuban.

Untuk saat ini harga cabe rawit merah hanya pada kisaran Rp 16 ribu sampai dengan Rp 17 ribu per kilogramnya. Harga tersebut berangsur turun drastis sampai dengan Rp 35 ribu dari harga awal yang mencapai kisaran Rp 55 ribu setiap kilogramnya dari kalangan petani.

"Ini jualnya kepada tengkulak, awal metik sekitar tiga minggu lalu masih mahal. Panen yang pertama itu tidak sampai satu kilo dapat uang Rp 50," tambah Burhadi, petani lainnya yang ada di desa tersebut.

Untuk harga tersebut diperkirakan masih akan terus turun mengingat hampir semua petani cabe yang ada di wilayah Kecamatan Grabagan dan Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban sudah waktunya panen. Sedangkan untuk cabe rawit yang masih hijau hanya laku dengan kisaran harga Rp 4.000 sampai dengan Rp 5.000 per kilonya. "Harapannya ya semoga harganya masih tetap tinggi. Biar petani bisa untung," ungkapnya.

Sementara itu, selain harganya yang terus anjlok, tanaman cabe milik para petani banyak yang tiba-tiba mati saat menjelang panen dan tidak diketahui sebabnya. Sehingga para petani mengaku harus tetap memetik cabenya meski masih hijau dan dijual dengan harga murah.[mut/kun]

Tag : cabai tuban

Berita Terkait

    Komentar

    ?>