Selasa, 11 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Cara Banyuwangi Menjaga dan Meningkatkan Produksi Pangan

Kamis, 15 Maret 2018 00:47:36 WIB
Reporter : Rindi Suwito
Cara Banyuwangi Menjaga dan Meningkatkan Produksi Pangan

Banyuwangi (beritajatim.com) -Terjaganya stabilitas produksi padi di Banyuwangi, tidak lepas dari berbagai program pengembangan pertanian yang dijalankan pemerintah daerah. Meski demikian, daerah ini bukan berarti tak memiliki tantangan yang dilalui.

Tantangan paling berat yang dihadapi adalah alih fungsi lahan pertanian. Seolah lahan tersebut seolah kian tergerus oleh pembangunan di daerah ini.

"Tapi kami telah mengambil tindakan preventif dengan membuat aturan lahan abadi yang saat ini terus kita matangkan. Seiring itu kami terus melakukan berbagai program untuk meningkatkan produksi padi," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Rabu (14/3/2018).

Peningkatan produktivitas pertanian ini, kata Anas, juga dilakukan dengan berbagai cara. Mulai meningkatkan kapasitas petani dengan mengirim mereka sekolah lapang, mekanisasi pertanian dan bantuan bibit unggul.

Pemkab Banyuwangi juga membikin lahan uji coba atau demplot dengan dana APBD untuk menguji coba sejumlah varietas unggul.

"Selain itu, kami menata sistem irigasi pertanian berkolaborasi dengan Dinas Pengairan. Embung-embung dibangun sebagai cadangan air saat musim kemarau tiba," ujar Anas.

Sementara itu, Dinas Pertanian juga membuka layanan masalah pertanian on call yang dinamakan Bilaperdu (Mobil Layanan Pertanian Terpadu). Segala persoalan pertanian di lapangan dapat dilayani oleh petugas yang telah stay setiap saat bila diperlukan.

“Petani cukup menelpon nomor hotline kami. Jangan lupa menyebutkan masalah tanamannya. Selanjutnya, petugas akan langsung turun ke lapangan, lengkap dengan peralatan dan obat-obatan yang diperlukan,” terang Kepala Dinas Pertanian Banyuwangi, Arief Setiyawan. [rin/suf]

Tag : pertanian

Komentar

?>