Sabtu, 22 September 2018

Tarif Tol Jombang-Mojokerto Bisa Turun, Tapi Panjang Ceritanya

Rabu, 28 Februari 2018 16:32:30 WIB
Reporter : Yusuf Wibisono
Tarif Tol Jombang-Mojokerto Bisa Turun, Tapi Panjang Ceritanya

Jombang (beritajatim.com) - Banyak keluhan terakit mahalnya tarif tol Jomo (Jombang-Mojokerto). Bahkan Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengajukan revisi tarif tol tersebut ke pemerintah. Karena dikhawatirkan adanya tol bisa mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di Jatim akan sulit terpenuhi.

Menanggapi hal itu, Astra Infra Toll Road Jombang-Mojokerto, sebagai pengelola ruas tersebut mengatakan, pihaknya tidak memiliki hak terkait penentuan tarif. Karena yang menentukan tarif tol adalah pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat).

"Kami hanya operator. Kami hanya pelaksana di lapangan. Soal tarif, yang menentukan pemerintah pusat. Kami sudah mendengar kalau Pak Gubernur Jatim mengajukan revisi tarif. Ya monggo (silakan)," kata Deputy Kepala Dept Manajemen Pendapatan Tol PT Astra Infra Toll Road Jombang - Mojokerto, Achmad Rifan Tsamany, Rabu (28/2/2018).

Kepala Dept Pelayanan Lalu Lintas, Keamanan dan Ketertiban Astra Tol Jomo, Zanuar Firmanto, menambahkan, soal penurunan tarif tol Jomo bisa saja terjadi. Namun, menurut Zanuar, akan panjang ceritanya. Karena yang menentukan tarif bukan pengelola, melainkan pemerinta pusat atau Kementerian PUPR.

"Bisa dimungkinkan turun tarifnya. Tapi semua tergantung Kementerian PUPR. Karena pihak kementerian lah yang menghitung mengapa tarif ketemu segitu. Berbagai item yang digunakan sebagai patokan. Panjang ceritanya kalau mau turun tarif," kata Zanuar.

Rifan kembali menambahkan, pendapatan tol Jomo selama Januari 2018 ini sudah mencapai Rp 12 Miliar. Hal itu dengan asusmsi, sehari trafik kendaraan sebanyak 10 ribu unit per hari. "Kalau yang Februari ini belum kita hitung," kata Rifan. [suf]

Tag : jalan tol

Komentar

?>