Selasa, 16 Oktober 2018

Kembangkan Industri Perikanan

Investasi 2 Miliar Dolar, Perusahaan Amerika Incar Banyuwangi-Situbondo

Selasa, 27 Februari 2018 07:46:42 WIB
Reporter : Fahrizal Tito
Investasi 2 Miliar Dolar, Perusahaan Amerika Incar Banyuwangi-Situbondo

Surabaya (beritajatim.com) - Upaya pemerintah Indonesia membuka pintu investasi bagi perusahaan luar negeri nampaknya membuahkan hasil. Hal itu terbukti adanya dua perusahaan asal Amerika yakni Stern Resources (SR Group) dan Arcadia Chemical and Preservative akan berinvestasi hingga 2 Miliar Dollar untuk industri perikanan di Indonesia.

Calon investor itu akan membawa program dan membangun seluruh infrastruktur yang diperlukan sehingga dalam mengekspor hasil laut Nusantara ke luar negeri berjalan lancar.

Sudjanan, CEO Arcadia Chemical and Preservative yang bergerak di bidang pengawet ikan berbahan organik mengungkapkan, pihaknya berminat kerjasama dengan pengepul ikan Indonesia. Yakni untuk mengirim beragam jenis ikan laut sehat ke Amerika dengan cara menanamkan investasi sebesar 2 Miliar Dollar Amerika.

"Indonesia adalah produsen ikan laut terbesar di dunia. Sehingga kami berniat menanamkan investasi sebesar 2 Miliard Dollar Amerika," jelas Sudjanan dalam bahasa Inggris, di Surabaya, Senin (26/2/2018).

Dinnah Tanuhardja, perwakilan Stern Resources menambahkan, Arcadia dan SR Group siap membangun seluruh infrastruktur yang diperlukan. Dengan begitu, dalam perjalanan pengembangan bisnisnya dapat membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya nelayan. Karena eksport ikan dengan berbahan pengawet organik sangat disukai masyarakat Amerika.

"Kita sudah usul ke Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia untuk mensupport nelayan memiliki kapal bermuatan besar. Agar bisa melaut serta menghasilkan tangkapan ikan lebih banyak. Dengan demikianm, jumlah ekspor bisa meningkat," ujar Dinnah.

Kepala Bakorwil Jember Tjahjo Widodo mengaku senang akan hadirnya investor luar negeri. Pihaknya akan memfasilitasi dengan cara akan mengantarkan perwakilan investor tersebut berkunjung ke Situbondo sebagai penghasil udang eksport dan Banyuwangi dalan hal pengalengan ikan di Muncar.

"Yang jelas kita akan mencoba memfasilitasi apa yang dibutuhkan SR Group dan Arcadia. Kemudian kita akan soundingkan ke perusahaan-perusahaan ikan, termasuk mungkin beliau ingin mengembangkan ikan di nelayan langsung, kita fasilitasi juga," kata Tjahjo.

Diketahui, hal ini sekaligus merespon arahan Presiden Joko Widodo untuk memanfaatkan momentum kenaikan peringkat investasi Indonesia di mata dunia. Terlebih KJRI New York bekerja sama dengan SR Group, menyelenggarakan kegiatan kunjungan kerja 16 (enam belas) investor AS ke Indonesia pada 17-27 Februari 2018.

Delegasi Investor dari Amerika di pimpin oleh Hartadinata Harianto, remaja berusia 23 tahun lulusan S2 Finance cumlaude, dari Claremont Mc Cenna California. Sebagai tindak lanjut acara “How to Attract Investors from US Investors Perspective” di Jakarta 22 Februari lalu.

Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari persiapan kegiatan Promosi Terpadu Trade, Tourism, and Investment (TTI) yang diselenggarakan KJRI New York beserta instansi lainnya pada Agustus 2018 di New York, Amerika Serikat.

Beberapa kota yang menjadi tujuan kunjungan kerja investor AS antara lain Lombok, Yogyakarta, Solo, dan Jakarta. Daerah-daerah tersebut memiliki potensi investasi untuk dijajaki sesuai dengan line of business para investor, yang terdiri dari sektor infrastruktur, perumahan, perikanan, pariwisata, kesehatan, hingga finansial. [ito/suf]

Tag : perikanan

Komentar

?>