Sabtu, 24 Februari 2018

Beras Impor Transit di Jatim

Rabu, 14 Februari 2018 07:23:41 WIB
Reporter : Misti P.
Beras Impor  Transit di Jatim
foto/ilustrasi

Mojokerto (beritajatim.com) - Perum Bulog Sub Divre II Wilayah Surabaya Selatan memastikan jika rencana pemerintah pusat mendatangkan beras impor ke Jawa Timur (Jatim) hanya transit. Sehingga masyarakat dihimbau tidak risau dengan rencana tersebut.

Demikian ditegaskan Kepala Perum Bulog Sub Divre II Wilayah Surabaya Selatan, Taufik Budi Santoso. "Tapi Jatim hanya transit saja, beras impor tidak beredar di Jatim," ungkapnya, Rabu (14/2/2018).

Masih kata Taufik, beras impor untuk kebutuhan masyarakat di Indonesia bagian timur yang merupakan daerah dengan kebutuhan minus. Seperti Maluku dan Papua. Namun Taufik membenarkan, jika beras impor tersebut akan didatangkan dari luar negeri melalui Jatim.

"Beras impor untuk kebutuhan masyarakat di Indonesia bagian timur, Jatim hanya transit karena jika langsung didistribusikan dari negara pengirim sarana dan prasarana belum memandai. Ada tiga pelabuhan terbesar yang akan menjadi jalur beras impor," katanya.

Yakni Belawan di Medan, Tanjung Perak di Surabaya dan Tanjung Priok di DKI Jakarta. Beras impor tersebut hanya transit dan akan dilempar ke daerah yang membutuhkan. Untuk jumlah, belum dipastikan tapi jika gudang di Buduran, Sidoarjo tidak mencukupi maka akan dititipkan di sekitarnya.

"Tidak menutup kemungkinan gudang di Mojokerto tapi sifatnya hanya transit saja karena Jatim destinasi beras impor tidak beredar di Jatim, meski pada 2015 kita pernah mendapatkan beras impor. Sehingga ada pengaruh di Jatim karena beras lokal masih mencukupi," ujarnya. [tin/suf]

Tag : beras

Komentar

?>