Jum'at, 20 Juli 2018

Musim Penghujan, Harga Cabai Terus Meroket

Senin, 05 Februari 2018 23:19:35 WIB
Reporter : Temmy P.
 Musim Penghujan, Harga Cabai Terus Meroket

Sumenep (beritajatim.com) - Harga cabai kecil di pasar tradisional Sumenep terus merangkak naik dari pekan ke pekan. 

Pekan ini harganya naik Rp 2.000 per kg. Dari Rp 28.000 menjadi Rp 30.000. Harga itu sama dengan harga cabai merah besar, Rp 30.000 per kg.

"Naiknya harga cabai ini memang dipengaruhi cuaca. Saat musim hujan seperti ini, cabai banyak yang busuk, hingga stok berkurang. Sementara permintaan banyak. Akhirnya harga mengalami kenaikan," kata Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumenep, Sukaris, Senin (05/02/2018).

Selain cabai kecil, pekan ini yang juga mengalami kenaikan harga adalah bawang putih. Naik Rp 1.000 per kg, menjadi Rp 17.000. Sedangkan harga bawang merah, tetap Rp 15.000.

Selain naiknya sejumlah komoditas, awal pekan ini juga terjadi penurunan harga untuk komoditas tertentu, yakni daging ayam broiler dan telur ayam ras. "Daging ayam broiler turun Rp 1.000 menjadi Rp 35 ribu per kg. Sedangkan telur ayam ras juga turun Rp 1.000 menjadi Rp 20.000 per kg," papar Sukaris.

Ia menambahkan, untuk komoditas lain realtif stabil. Harga beras medium IR 64 per kg 11.600, IR desa Rp 11.000. Sedangkan minyak goreng curah Rp 12.000 per kg, dan gula pasir dalam negeri Rp 11.000 per kg.

"Untuk harga beras, pekan lalu sempat mengalami penurunan harga meski tidak signifikan. Hanya Rp 400-500 per kg. Pekan ini harganya stabil," ucap Sukaris.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumenep secara rutin melakukan pemantauan harga sembako di dua pasar, yakni Pasar Anom Baru sebagai pasar induk, dan Pasar Bangkal sebagai pembanding. (tem/ted)

Tag : cabai

Komentar

?>