Sabtu, 24 Februari 2018

Stok Ikan Laut di Pasar Bojonegoro Minim

Jum'at, 19 Januari 2018 16:11:59 WIB
Reporter : Tulus Adarrma
Stok Ikan Laut di Pasar Bojonegoro Minim

Bojonegoro (beritajatim.com) - Stok ikan laut di Pasar Tradisional Kabupaten Bojonegoro kosong. Stok yang ada saat ini hanya ikan laut yang sudah lama. 

Sedangkan untuk ikan segar yang baru ditangkap nelayan sudah sekitar satu bulan terakhir susah didapatkan oleh para pedagang ikan di pasar.

Ismiati, adalah salah satu pedagang ikan di Pasar Kota Bojonegoro. Hampir satu bulan terakhir ini dia hanya menjual ikan tambak. Karena untuk mendapat ikan lau segar kesulitan. "Ikan laut kosong. Yang ada ikan Nus," ujarnya, Jumat (19/1/2018).

Ikan-ikan laut itu biasanya diperoleh dari daerah Tuban dan Lamongan. 

Namun, saat ini  stok sedang susah. Untuk tetap berjualan ikan, sejumlah pedagang akhirnya hanya berjualan ikan tambak. Seperti ikan nila, gurami dan ikan jambal.

Ikan gurami harga perkilogram Rp 50 ribu, ikan nila, Rp 30 ribu hingga Rp 35 ribu. Ikan nila harganya naik dari sebelumnya Rp 25 ribu perkilogram. Beberapa harga iman tambak mengalami kenaikan. "Kenaikannya dari Rp5 ribu sampai Rp10 ribu," jelasnya.

Meski stok ikan di pasar minim, namun penjualan daging ayam tidak tidak berpengaruh. Harga daging ayam relatif tinggi. Karena sejak kenaikan harga pada perayaan Hari Besar Nasional, Natal dan tahun baru 2018 hingga kini belum mengalami penurunan lagi.

Mutmainah, pedagang daging ayam di Pasar Kota Bojonegoro berharap agar pemerintah menurunkan kembali harga daging ayam. Wanita asal Kelurahan Ledok Kulon itu mengatakan, selama daging ayam mahal pembeli juga sedikit. "Dari mulai Natal sampai sekarang belum mengalami penurunan harga," ujarnya.

Naiknya harga daging ayam membuat penjualan menurun. Biasanya, dalam sehari bisa terjuang hingga 50 ekor, namun karena pengaruh harga yang mahal hanya bisa menjual tidak lebih dari 30 ekor ayam potong. Stok ayam potong sendiri juga sedikit, hal itu lantaran dipengaruhi harga pakan ayam yang mahal.

"Biaya ternak sekarang kan mahal, jadi peternak juga mengurangi ternaknya. Stok berkurang," jelasnya. 

Seperti diketahui, sebelumnya harga daging ayam potong Rp 29 ribu perkilogram, sekarang Rp 35 ribu perkilogram. Sedangkan ayam kampung perekor Rp 50 ribu sampai Rp60 ribu dan ayam jenis irak Rp 40 ribu sampai Rp 45 ribu perekor. "Kami harap harga daging ayam bisa segera turun," pungkasnya. [lus/ted]

Tag : ikan laut

Komentar

?>