Jum'at, 23 Februari 2018

Anggaran Terminal Baru Bandara Trunojoyo Rp 17 M

Jum'at, 19 Januari 2018 13:29:52 WIB
Reporter : Temmy P.
Anggaran Terminal Baru Bandara Trunojoyo Rp 17 M
Bandara Trunojoyo, Sumenep. [Foto: Temmy/bj.com]

Sumenep (beritajatim.com)--Pada tahun 2018 Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bakal mengembangkan Bandara Trunojoyo Sumenep dengan membangun terminal penumpang baru.

"Posisi terminal baru itu berada di sisi utara apron atau pelataran parkir pesawat," kata Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo, Wahyu Siswoyo, Jumat (19/01/2018).

Selama ini, bangunan yang difungsikan sebagai terminal penumpang adalah bagian dari bangunan kantor Otoritas Bandara Trunojoyo.

Wahyu menjelaskan, untuk pembangunan terminal penumpang tersebut, alokasi dana yang tersedia sekitar Rp 17 miliar.

Namun, pihaknya masih mengkaji ulang rencana kerja rinci pembangunan terminal penumpang tersebut.

"Kami menginginkan terminal penumpang yang baru nanti benar-benar bagus design dan pembangunannya. Kalau dari hasil kajian ulang itu, ternyata estimasi kebutuhan dananya lebih dari 17 miliar, maka kami akan kembali mengajukan ke Kemenhub," ujarnya.

Ia menerangkan, untuk lahan pembangunan terminal baru tersebut telah siap. Hanya saja untuk akses jalan menuju terminal itu yang belum disiapkan oleh pemerintah daerah.

"Penyediaan akses jalan ke terminal penumpang merupakan ranah pemerintah daerah. Sampai saat ini, kami masih melakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait di pemkab," ucapnya.

Ia menambahkan, sebagai solusi awal sambil menunggu tersedianya akses jalan menuju terminal penumpang, pihak Otoritas Bandara Trunojoyo akan membuat akses jalan sudetan.

"Itu hanya solusi emergancy. Kami akan membuat jalan sudetan yang memungkinkan untuk menuju terminal. Sambil kami menunggu akses jalan yang akan dibangun pemerintah daerah," terangnya.

Bandara Trunojoyo Sumenep sejak Mei 2015 digunakan untuk penerbangan pesawat perintis. Sedangkan mulai September 2017, Bandara Trunojoyo juga telah disinggahi pesawat komersial dengan rute Sumenep - Surabaya dan sebaliknya. [tem/air]

Komentar

?>