Jum'at, 22 Juni 2018

Jadikan Tuban Lumbung Jagung Nasional

Kamis, 11 Januari 2018 18:28:47 WIB
Reporter : M Muthohar
Jadikan Tuban Lumbung Jagung Nasional
Petani sedang panen jagung.

Tuban (beritajatim.com)--Melihat potensi luasan area lahan pertanian jagung dan hasil panennya yang cukup besar di wilayah Kabupaten Tuban, menjadikan Tuban dengan julukan Bumi Wali itu digadang-gadang akan dijadikan sebagai lumbung jagung nasional, Kamis (11/1/2018).

Selain itu, dengan melihat potensi yang ada, jagung yang dihasilkan dari petani di Tuban juga mempunyai kualitas bagus. Sehingga menjadikan jagung dari Tuban layak untuk dipromosikan ke tingkat internasional untuk diekspor ke luar negeri.

Gagasan untuk menjadikan Tuban sebagai lumbung jagung nasional itu diungkapkan Sholahuddin, Ketua Umum Asosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI). Pasalnya, keberadaan jagung dari wilayah Tuban itu akan dipasarkan ke Malaysia mengingat kebutuhan jagung di negara itu yang cukup tinggi sekitar 3 juta ton per tahun.

"Tuban ini akan jadi lumbung jagung nasional. Karena memang luasan lahan area pertanian sangat luas," terang Sholahuddin, Kamis.

Untuk lahan pertanian jagung di Tuban sendiri sedikitnya terdapat sekitar 119 ribu hektar, baik yang dari petani lahan pribadi maupun di lahan milik Perhutani atau yang biasa disebut dengan petani Pesanggem. Dengan luas lahan tersebut, per tahun bisa menghasilkan sekitar 714 ribu ton jagung dengan hitungan dua kali panen.

"Produktifitas jagung di Jawa Timur ini sekitar 17 persen disuplai dari Tuban. Dengan luasan lahan yang ada, hasil panen jagung di Tuban ini bisa kembali ditingkatkan," tambahnya.

Sementara itu, APJI bersama dengan Pemuda Tani Jawa Timur telah melakukan komunikasi dengan Bupati Tuban untuk menjadikan Tuban sebagai lumbung jagung nasional dan mempromosikan jagung Tuban ke luar negeri.

Rencananya, ada awal bulan Februari 2018 ini akan ada kunjungan dari Kementerian Pertanian Malaysia untuk melihat potensi dan hasil panen jagung di Tuban.

"Kedatangan Kementerian Pertanian Malaysia awal bulan Februari ini kita bawa ke Tuban. Ini merupakan langkah konkret, di mana nanti jagung Tuban ini akan menuju pasar internasional," kata Ghufron Ahmad Yani, tokoh Pemuda Tani Jawa Timur setelah bertemu Bupati Tuban, Fathul Huda.

Adanya kerja sama ekspor jagung ke Malaysia itu diharapkan bisa untuk menyejahterakan para petani jagung, dengan menjaga harga jagung tetap stabil. Dalam kurun waktu dua bulan ke depan, akan memasuki masa panen jagung dengan luasan lahan sekitar 62 ribu hektar.[mut/air]

Tag : jagung

Komentar

?>