Kamis, 13 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Natal dan Tahun Baru, Stok Elpiji 3 Kg di Kota Kediri Aman

Senin, 11 Desember 2017 08:52:59 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Natal dan Tahun Baru, Stok Elpiji 3 Kg di Kota Kediri Aman

Kediri (beritajatim.com) - Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (kg) di berbagai daerah menjelang Hari Natal dan Tahun Baru 2018 menjadi perhatian bagi Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi (Disperindagtamben) Kota Kediri.

Dinas melakukan pengecekan terhadap stok elpiji subsidi atau jenis melon ini ke Depo Pertamina Kediri dan juga ke agen-agen binaan.

"Kami sudah melakukan pengecekan di Depo Pertamina dan di lapangan, di Kota Kediri dalam kondisi aman. Bahkan, hingga akhir 2017 stok untuk kebutuhan masyarakat masih tercukupi," kata Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindagtamben Kota Kediri Dian Ariani, Senin (11/12/2017).

Dijelaskan Dian, kuota elpiji 3 kg untuk 2017 ini sebanyak 13.367 metrik ton 9(mt). Jumlah ini dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat di Kota Kediri. Mengingat, kuota tersebut 15 persen lebih banyak dibanding 2016 lalu.

"Apabila di daerah-daerah lain mengalami kelangkaan elpiji 3 kg, kemungkinan karena kebutuhan menjelang Hari Natal dan Tahun Baru meningkat," imbuhnya.

Diakui olehnya, apabila pemerintah berencana mengurangi subsidi gas elpiji hingga 30 persen. Kondisi ini dapat memicu aksi borong yang dilakukan masyarakat.

"Terkait rencana pengurangan subsidi gas elpiji memang benar. Pengurangan akan dilakukan pada 2018 mendatang. Saat ini pemerintah masih menggodok kebijakan baru tersebut," terusnya.

Dalam pengurangan subsidi gas elpiji, pemerintah akan menerapkan sistem konversi dari elpiji melon menjadi ukuran 5 kg. Dimana, gas elpiji 3 kg hanya bisa dikonsumsi oleh masyarakat pra sejahtera saja. Mereka yang dapat membeli elpiji melon wajib menunjukkan kartu penerima rastra.

Untuk diketahui, harga elpiji melon dipasaran wilayah Kota Kediri berkisar antara Rp 17 ribu per tabung, sedangkan harga eceran tertingginya (HET) Rp 16,5 ribu. Sedangkan harga elpiji 5 kilogram dibandrol Rp 55 ribu per tabung.

Tak ingin terjadi kekurangan, Disperindagtamben Kota Kediri melakukan penambahan kuota untuk 2018 mendatang, sebesar 15 persen. Jika jatah elpiji untuk tahun 2017 sebanyak 13.367 mt, Disperindagtamben usul quota tahun mendatang sebesar 15.372 mt.

"Kami telah mengusulkan quota untuk tahun 2018 sebesar 15.372 mt atau naik 15 persen dari tahun ini. Semoga pemerintah merealisasi seluruhnya, sehingga kebutuhan masyarakat dapat tercukupi," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, sejumlah daerah di Indonesia mulai mengalami kelangkaan Elpiji 3 kilogram (kg) subsidi. Akibatnya, banyak masyarakat menjerit tak bisa memasak karena tidak mendapatkan elpiji warna hijau muda atau sering disebut gas melon. [nng/suf]

Tag : elpiji

Komentar

?>