Senin, 18 Desember 2017

Bank Indonesia Sosialisasikan Non Tunai di Ponpes Nuris Jember

Rabu, 06 Desember 2017 22:52:17 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Bank Indonesia Sosialisasikan Non Tunai di Ponpes Nuris Jember

Jember (beritajatim.com) - Deputi Direktur Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Pusat Apep Mokhamad Komara melakukan sosialisasi gerakan non tunai melalui Layanan Keuangan Digital (LKD), di Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris), Kabupaten Jember, Jawa Timur.

BI sudah melakukan sosialisasi gerakan ini sejak 2014. "Setelah Nuris, nantinya sosialisasi kami lakukan di lima pondok pesantren," kata Komara. BI juga akan melakukan sosialisasi di lembaga keagamaan lainnya.

BI berharap layanan non tunai semakin mempermudah para santri melakukan transaksi keuangan. "Semua transaksi keuangan secara digital dapat diawasi langsung oleh orang tua masing-masing di rumah melalui aplikasi," kata Komara.

Selain itu, layanan non tunai lebih efisien dan mudah, termasuk dalam hal pencatatan dan audit. Ini juga menghemat biaya pemrosesan uang. "Untuk menjemput uang-uang tersebut Cash Handling, membutuhkan biaya yang mahal dan membutuhkan keamanan yang sangat maksimal," kata Komara.

Pengasuh Ponpes Nurul Islam KH Muhyiddin Abdussomad berharap layanan keuangan digital ini membantu santri dan orang tua mereka. "Ini bisa dikontrol, dan kalau ada apa-apa bisa terlacak," katanya.

Muhyiddin berharap para santri dan alumni santri ikut membantu sosialisasi kepada masyarakat. Apalagi pada tahun-tahun mendatang, layanan keuangan digital akan diberlakukan lebih luas. [wir/suf]

Komentar

?>