Senin, 18 Desember 2017

DPRD Banyuwangi Panggil Pengusaha Taxi Konvensional

Kamis, 23 Nopember 2017 22:21:55 WIB
Reporter : Rindi Suwito
DPRD Banyuwangi Panggil Pengusaha Taxi Konvensional

Banyuwangi (beritajatim.com) - Usai menerima kedatangan para sopir konvensional di ruang rapat Komisi II DPRD Banyuwangi, sejumlah wakil rakyat segera memanggil pengusaha taxi tersebut. Mereka berharap dengan adanya langkah duduk bersama kedepan akan mendapat titik temu solusi yang tepat menyikapi dua pihak yang berseteru ini.

"Kami apresiasi karena dengan duduk bersama ini akhirnya semua tahu duduk permasalahannya. Dalam waktu dekat kami bersama Dishub dan Polres dalam hal ini Lantas Banyuwangi melakukan langkah cepat segera memanggil pengusaha taxi konvensional maupun taxi online," kata Ketua Komisi II DPRD Banyuwangi, Handoko, Kamis (23/11/2017).

Nantinya, kata Handoko, hasilnya akan dirumuskan mengenai kesepakatan-kesepakatan yang akan diputuskan. Sembari menunggu masa transisi selama 3 bulan mengenai Permenhub Nomer 108 Tahun 2017.

"Memang dari Kasat Lantas tadi juga menyampaikan sebenarnya telah melakukan verifikasi terhadap kantor-kantor perusahaan jasa transportasi baik konvensional dan online. Khusus untuk Grab dan Uber ini yang susah dilacak," katanya.

Sehingga, lanjut Handoko, diharapkan tak ada lagi timbul masalah di kemudian hari antara kedua belah pihak. Terlebih, menyangkut keberadaan, keamanan para sopir dari keduanya.

Sebelumnya, puluhan sopir taxi konvensional di Banyuwangi mendatangi gedung DPRD Banyuwangi untuk melakukan hearing bersama anggota wakil rakyat. Mereka menyampaikan keberatan atas keberadaan taxi online di kota gandrung. Kedatangan ke kantor DPRD Banyuwangi para sopir taxi ini merupakan yang kedua, namun kali ini jumlah mereka jauh lebih banyak. [rin/suf]

Tag : taksi online

Komentar

?>