Senin, 18 Desember 2017

Sopir Taxi Banyuwangi Sweeping Taxi Online

Kamis, 23 Nopember 2017 21:54:58 WIB
Reporter : Rindi Suwito
Sopir Taxi Banyuwangi Sweeping Taxi Online

Banyuwangi (beritajatim.com) - Polemik antara keberadaan taxi konvensional dengan taxi online di Banyuwangi kian memanas. Ujungnya, beberapa kali terdengar kabar oknum kelompok sopir taxi konvensional mulai melakukan aksi sweeping terhadap para sopir taxi online yang sedang melakukan aktivitas.

Terakhir, kabar penghadangan taxi online oleh oknum sopir taxi berplat kuning ini terjadi di jalan Kolonel Sugiono, Kertosari tepat di depan warung Sego Tempong Mbok Nah, Kamis (23/11/2017). Saat itu menurut warga, dua taxi konvensional melakukan penghadangan dan mengapit sebuah mobil diduga taxi online yang sedang menjemput penumpang.

Sempat terjadi aksi saling adu argumen, namun kejadian itu tak berlangsung lama. Lantaran, sesaat kemudian terdapat anggota Polisi yang datang ke lokasi.

Jika hal ini terus berlangsung maka akan berpotensi aksi yang lebih parah. Sehingga, kondisi ini telah menjadi perhatian dari berbagai pihak baik pemerintah daerah maupun DPRD Banyuwangi.

Sebelumnya, puluhan para sopir konvensional meminta dengar pendapat dengan anggota wakil rakyat. Namun, pertemuan itu nampaknya masih belum menemui titik tetang.

Pasalnya, harapan yang diinginkan oleh para sopir untuk menghentikan kegiatan taxi online belum terealisasi. Mereka menganggap keberadaan taxi online hanya menghambat kerja, bahkan mengurangi pendapatan mereka.

"Kami minta jangan seenaknya, mengambil penumpang tanpa ada batas tarif yang ditentukan. Penghasilan kita ini sudah jauh berkurang, terus kami mau makan apa?. Banyuwangi ini kota kecil, belum siap ada taxi lagi. Jumlah mereka juga tak jelas, kayak siluman," kata Muhammad Amirudin saat mendatangi dengar pendapat di gedung DPRD Banyuwangi, Kamis (23/11/2017).

Terlebih, Peraturan Menteri Perhubungan Nomer 108 Tahun 2017, tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek yang harusnya berlaku efektif pada 1 November ini ternyata masih belum berlaku. Pasalnya, saat ini masih dalam masa transisi selama 3 bulan. [rin/but]

Tag : taksi online

Komentar

?>