Sabtu, 21 Juli 2018

Petani di Mojokerto Keluhkan Harga Jagung Anjlok

Rabu, 22 Nopember 2017 12:16:03 WIB
Reporter : Misti P.
Petani di Mojokerto Keluhkan Harga Jagung Anjlok

Mojokerto (beritajatim.com) - Para petani jagung di Kabupaten Mojokerto mulai mengeluhkan harga jagung yang kian anjlok. Dari harga Rp4.500 per kilogram sebelumnya turun menjadi Rp3.500 per kilogram atau turun Rp1 ribu per kilogram.

Seperti yang dirasakan para petani jagung di Dusun Gampang, Desa Sumber Tebu, Kecamatan Bangsal ini. Memasuki panen raya jagung, harga jagung justru yang kian anjlok yakni dari Rp4.500 per kilogram menjadi Rp3.500 per kilogram.

Salah satu petani jagung, Sukri mengatakan, harga jagung saat ini hanya Rp3.500 per kilogram. "Harganya anjlok, dibandingkan harga sebelumnya yang bisa mencapai Rp4.500 per kilogram," ungkapnya, Rabu (22/11/2017).

Dengan anjloknya harga jagung tersebut membuat para petani kebingungan. Karena hasil panen tak sesuai dengan biaya yang selama ini dikeluarkan para petani. Seperti bibit, pupuk dan perawatan hingga biaya para pekerja. Menurutnya, harganya bisa stabil, jika harga Rp4 ribu per kilogram.

"Harganya bisa anjlok seperti saat ini, mungkin karena pasokan banyak karena sejak sebulan lalu sudah panen jagung di beberapa daerah. Mungkin juga karena pengaruh cuaca, yang belakangan ini sudah mulai hujan," ujarnya.[tin/kun]

Komentar

?>