Rabu, 22 Nopember 2017

PT Dharma Lautan Utama Minta Keberpihakan Pemerintah

Selasa, 14 Nopember 2017 17:03:57 WIB
Reporter : Renni Susilawati
PT Dharma Lautan Utama Minta Keberpihakan Pemerintah
Bambang Haryo, Penasehat Perusahaan PT DLU, yang juga anggota DPR RI, Komisi VI

Surabaya (beritajatim.com) - PT Dharma Lautan Utama (DLU) meminta keberpihakan yang proposional dari pemerintah soal harga tiket kapal laut.

Saat ini harga tiket untuk kapal laut berkisar sekitar Rp 800 - 900 per mil. Idealnya saat ini harga tiket sekitar Rp 1.500 per mil.

"Dengan harga tiket yang dibatasi pemerintah dan semakin tingginya biaya operasional dan perbaikan kapal saat ini akan semakin sulit bagi perusahaan  kapal bertahan," ungkap Erwin H Poedjono, Direktur Utama DLU, usai memberikan bantuan CSR ke 150 warga Simokerto Surabaya, Selasa (14/11/2017).

Bambang Haryo, Penasehat Perusahaan PT DLU, yang juga anggota DPR RI, Komisi VI, berharap pemerintah lebih memperhatikan sektor kelautan. Sebab jika tiket masih rendah maka tidak mungkin nantinya perusahaan perkapalan akan mengurangi pelayanan dan keselamatan penumpang.

"Kalau begini khan faktor keselamatan.juga harus tetap diperhatikan," sela Bambang Haryo yang juga hadir ditengah warga.

Dibatasinya harga tiket hanya salah satu keluhan perusahaan kapal, kondisi ekonomi yang sulit membuat pengiriman logistik juga tersendat yang berdampak terhadap merosotnya pendapatan. Saat ini setidaknya sudah ada 200 perusahan perkapalan yang gulung tikar, karena tak mampu bertahan.

"Saat ini DLU memang pendapatannya naik tipis, yakni hanya 5 persen saja. Memang ada kenaikan tetapi masih belum seperti yang diharapkan," aku Erwin.

Erwin juga mengaku saat ini perusahaannya terus berjuang dan berharap diakhir tahun nanti ekonomi sudah membaik.

"Meskipun ekonomi tak kunjung bergairah, tetapi kami tetap eksis, tanpa mengurangi kapal maupun melakukan pemecatan karyawan," tandasnya.[rea/ted]

Berita Terkait

    Komentar

    ?>