Rabu, 22 Nopember 2017

Inspiratif, Jaringan Sungai Dimanfaatkan Warga Untuk Budidaya Ikan

Selasa, 14 Nopember 2017 10:51:08 WIB
Reporter : Tulus Adarrma
Inspiratif, Jaringan Sungai Dimanfaatkan Warga Untuk Budidaya Ikan

Bojonegoro (beritajatim.com) - Aliran sungai Bengawan Solo yang memanjang dari Solo dan melintasi Kabupaten Bojonegoro mampu memberikan dampak ekonomi sendiri bagi masyarakat sekitarnya. Mulai dari sektor pertanian, industri maupun sektor perikanan.

Seperti yang dilakukan oleh beberapa orang warga di desa Mojo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro. Mereka memanfaatkan aliran sungai terpanjang di pulau Jawa itu untuk budidaya ikan. Alhasil, dari industri kreatif tersebut berdampak pada ekonomi masyarakat.

Salah Seorang warga di desa Mojo, Maman (35) yang  memanfaatkan aliran sungai Bengawan Solo sebagai kolam ikan mengatakan, awalnya Ia hanya iseng membuat kolam di depan rumah namun karena terus berkembang kemudian memiliki inisiatif untuk memanfaatkan Sungai Bengawan Solo sebagai kolam ikan.

"Sekarang sudah ada delapan orang yang juga membuat kolam ikan di Bengawan Solo," ujarnya, Selasa (14/11/2017).

Bentuk kreativitas warga tersebut mendapat dukungan penuh dari pihak desa. Pemerintah Desa kemudian memberikan bantuan berupa keramba, jaring, drum dan ikan. Hasil ikan nila yang dibudidayakan warga itu kini bisa dijual sampai keluar Kabupaten Bojonegoro.

"Perkilogram harganya bisa Rp25 ribu sampai Rp30 ribu. Perhari biasanya menjual sampai delapan kilogram. Penjualannya sampai ke luar Bojonegoro," terangnya.

Musuh utama dari budidaya ikan di sungai Bengawan Solo itu menurut dia adalah limbah air yang terkena dampak industri. Selain itu air yang keruh dan sampah juga membuat ikan lebih mudah terserang penyakit dan akhirnya mati. "Biasanya kalau peralihan musim dari kemarau ke musim hujan air naik membawa sampah dan keruh," pungkasnya. [lus/kun]

Berita Terkait

    Komentar

    ?>