Rabu, 22 Nopember 2017

Dari 'Bincang Kopi Robusta Fiesta' PWI, BI, PTPN XII, GPP, dan Universitas Jember

Petani Kopi Robusta Jember-Bondowoso Belum Tersentuh Teknologi

Minggu, 12 Nopember 2017 19:24:45 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Petani Kopi Robusta Jember-Bondowoso Belum Tersentuh Teknologi

Jember (beritajatim.com) - Ketua Asosiasi Petani Kopi Indonesia Jawa Timur Bambang Sriono mengatakan, petani kopi robusta di Kabupaten Jember dan Bondowoso sama-sama belum mendapat sentuhan teknologi.

Bambang sempat mengadukan persoalan ini kepada Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Dedi Junaidi, saat membuka acara Robusta Fiesta, yang diselenggarakan selama Jumat dan Sabtu, 10-11 November 2017, di Universitas Jember, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Robusta Fiesta adalah kegiatan sinergi lima lembaga, yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Bank Indonesia, PT Perkebunan Nusantara XII, Gabungan Perusahaan Perkebunan, dan Universitas Jember.

"Jawabannya enteng. Silakan kelompok petani membuat proposal untuk segera ditindaklanjuti lewat Dinas Perkebunan atau Dinas Pertanian setempat untuk kemudian diteruskan lewat Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada beliau (Dedi Junaidi)," kata Bambang.

Salah satu petani Bondowoso, Achmad Husein, mengakui jika pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia berjasa mengembangkan ekonomi kopi arabika. "Petani sudah bangkit dan merdeka. Saya jadi petani kopi sejak 1985. Sangat jauh berbeda saat sebelum dan sesudah dibina. Bahkan dari sisi harga jual kopi saja, bisa berbeda empat kali lipat lebih besar," katanya.

Husein meminta agar kopi robusta juga diperhatikan. "Semua petani ingin meningkatkan taraf hidup. Yang jadi kendala petani Bondowoso dan Jember adalah peralatan. Kami mau membuat barang (kopi) lebih bagus, tapi tak punya peralatan dan dana," katanya.

Penjabat Deputi Pimpinan Kantor Bank Indonesia Jember Gde Agus Dwijaya mengatakan, program 'Republik Kopi Bondowoso' akan menyentuh komoditas robusta. "Jadi kalau Jember mau menyentuh robusta juga, bersaing dengan Bondowoso. Tapi kami akan coba selaraskan di antara keduanya," katanya. [wir/suf]

Tag : kopi

Komentar

?>