Kamis, 26 April 2018

Pupuk Indonesia Kembangkan Fasilitas Training Center di ITS

Sabtu, 28 Oktober 2017 15:15:08 WIB
Reporter : Renni Susilawati
Pupuk Indonesia Kembangkan Fasilitas Training Center di ITS
Surabaya (beritajatim.com) - Sedikitnya 2 ribu mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember memadati gedung Robotika untuk menghadiri kuliah tamu bertajuk "BUMN Hadir Di Kampus". Acara yang diselingi berbagai macam doorprize ini semakin menarik, karena tidak hanya satu direksi BUMN saja yang hadir tetapi dua perusahaan BUMN dan petinggi kementrian BUMN ikut hadir sebagi pembicara.

Para pembicaranya adalah Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Imam A. Putra, Wakil rektor Bidang penelitian, Inovasi dan Kerjasama ITS  Prof. Dr. Ketut Buda Artana, ST, MSc. Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Aas Asikin Idat dan  Direktur Utama PT Nindya Karya (Persero) Indradjaja Manopol. 

Sekretaris Kementerian BUMN, Imam Apriyanto Putro, mengatakan melalui kegiatan BUMN Hadir di Kampus ini Kementerian BUMN berupaya memberikan pemahaman kepada civitas akademika tentang kondisi perekonomian nasional dan peran strategis BUMN dalam pembangunan ekonomi nasional dan menjembatani sinergi BUMN dengan perguruan tinggi yang memiliki sumber daya profesional. 

“Berbagai upaya yang dilakukan oleh BUMN dan Pemerintah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan kondisi perekonomian nasional. Kegiatan BUMN Hadir di Kampus merupakan kegiatan dimana Menteri BUMN, Pejabat Eselon I Kementerian BUMN dan Direktur Utama BUMN diterjunkan ke Kampus untuk berdiskusi dengan Civitas akademika Perguruan Tinggi yang terdiri dari para dosen dan mahasiswa.” Kata Imam.

Selain kegiatan diskusi ilmiah, dilakukan juga Penandatanganan MoU  di Bidang Riset antara PT Pupuk Indonesia (Persero) dengan ITS. Aas mengungkapkan bahwa kerjasama riset ini merupakan bentuk semakin besarnya perhatian Perusahaan terhadap bidang riset.
“Menurut kami, perguruan tinggi, khususnya ITS, adalah mitra yang tepat bagi kami melakukan pengembangan riset di berbagai bidang”, kata Aas. Selain itu, Pupuk Indonesia juga memberikan bantuan dalam bentuk Fasilitas Training Center yang sedang dikembankangkan oleh ITS. 

Selain itu, Pupuk Indonesia melalui anak usahanya, PT Pupuk Kalimantan Timur dan PT Petrokimia Gresik memberikan bantuan beasiswa bagi pelajar di sekitar perusahaan. Selama tahun 2009 sampai triwulan III 2017, PT Pupuk Kalimantan Timur telah menyalurkan dana sebesar Rp1,79 milyar untuk Program Pupuk Kaltim Peduli Pendidikan, sebanyak 19 pelajar asal Kalimantan Timur  yang dikuliahkan ke ITS, sedangkan PT Petrokimia Gresik sejak tahun 2012 hingga 2017 ini telah menyalurkan dana Rp1,38 milyar untuk 17 siswa yang berkuliah  di ITS. [rea/ted]

Komentar

?>