Selasa, 24 Oktober 2017

Cerita Bupati Anas Kepada Istri Gus Dur Tentang Bandara Banyuwangi

Sabtu, 07 Oktober 2017 17:46:22 WIB
Reporter : Rindi Suwito
Cerita Bupati Anas Kepada Istri Gus Dur Tentang Bandara Banyuwangi

Banyuwangi (beritajatim.com) - Istri Presiden keempat Indonesia KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Sinta Nuriyah Wahid, mengunjungi Kabupaten Banyuwangi. Tiba di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Ia disambut Bupati Abdullah Azwar Anas dan istri, Ipuk Fiestiandani sembari sungkem.

Tak berselang lama, Anas mengajak Sinta Wahid mengajak berkeliling dan melihat langsung terminal hijau Bandara Banyuwangi. Sembari mendorong kursi roda, Anas menjelaskan detil demi detil konsep dan ruang terminal bandara dengan arsitektur hijau pertama di Indonesia itu.

"Terminal ini hampir semuanya tanpa AC, juga minim lampu karena pencahayaannya alami mengandalkan sinar matahari. Sebagian kayu yang dipakai adalah kayu bekas," kata Anas menjelaskan ke mantan Ibu Negara itu.

Anas menunjukkan semua sudut terminal bandara, termasuk kolam-kolam ikan yang mengelilingi terminal. Bupati Anas juga menjelaskan bangunan terminal yang minim sekat. Penumpang dan masyarakat pun bisa melihat aktivitas pesawat di landasan tanpa terhalang kaca seperti di bandara-bandara lainnya.

"Dengan konsep ini, selain unik dan menarik untuk mendukung pariwisata, juga lebih efisien, Bu. Saat pembangunan jauh lebih murah dibanding bandara-bandara lain. Saat pemeliharaan dan operasional pun
lebih hemat," kata Anas.

Bupati Anas juga menjelaskan tentang konsep terminal yang mengakomodasi tradisi lokal rakyat yang selalu mengantar atau menjemput kerabatnya di bandara.

"Jadi masyarakat disiapkan anjungan di lantai dua, warga tidak disingkirkan di bandara. Di anjungan bisa langsung melihat saat pesawat lepas landas dan mendarat," kata Anas.

Anas mengaku senang Ibu Sinta Wahid kembali berkunjung ke Banyuwangi. Di mata Anas, Sinta adalah sosok perempuan tangguh. "Selama ini Bu Sinta juga kukuh menyebarkan semangat untuk menghargai perbedaan sebagaimana selalu diperjuangkan oleh Gus Dur," kata Anas.

Sinta Nuriyah Wahid ke Banyuwangi, dijadwalkan akan melihat Festival Gandrung Sewu dengan atraksi kolosal lebih dari seribu penari di bibir Pantai Boom, Minggu (8/10/2017). [rin/suf]

Komentar

?>