Selasa, 16 Oktober 2018

220 Perusahaan di Gresik Belum Disensus

Selasa, 26 September 2017 19:15:57 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
220 Perusahaan di Gresik Belum Disensus
Foto ilustrasi.

Gresik (beritajatim.com) - Badan Pusat Statistik (BPS) Gresik menyatakan sebanyak 220 perusahaan belum disensus. Karena itu sebagai tindaklanjutnya, pemkab setempat siap membantu memfasilitasi sensus ekonomi lanjutan yang dilaksanakan oleh BPS.

"Melalui dinas yang ada, misalnya melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, kami akan membantu untuk memfasilitasi pelaksanaan survei kepada perusahaan tersebut," ujar Wakil Bupati Gresik, M.Qosim, Selasa (26/09/2017).

Menurut M.Qosim, bantuan ini penting, karena hasil sensus sangat diperlukan untuk pengambilan kebijakan pemerintah. "Kami dapat data dari BPS bahwa angka kemiskinan di Gresik 13,48 persen. Dari data itu kami bisa melakukan program apa saja untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat," paparnya.
 
Beberapa program baru BPS, misalnya survei risiko terorisme, Wabup Qosim siap mendukung. Survei ini berkoordinasi dengan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Gresik, untuk mengantisipasi terorisme. "Bagi Pemkab Gresik pendataan itu terkait dengan keberadaan orang asinng," ungkapnya.
 
Sementara, Kepala BPS Gresik Endang Sulastri siap melaksanakan sensus ekonomi lanjutan di Kabupaten Gresik sudah mencapai 94,98 persen.

"Kalau awalnya ada sekitar 700 perusahaan yang belum berhasil di sensus, tapi atas bantuan Pemkab Gresik saat ini tinggal 220 perusahaan besar yang belum berhasil disensus," tandasnya. [dny/but]

Tag : ekonomi

Komentar

?>