Selasa, 12 Desember 2017

Pertamina Beri Kemudahan Transaksi BBM Ke PELNI Lewat i-Serv

Selasa, 26 September 2017 00:32:48 WIB
Reporter : Renni Susilawati
Pertamina Beri Kemudahan Transaksi BBM Ke PELNI Lewat i-Serv

Surabaya (beritajatim.com) – PT Pertamina (Persero) menjalin sinergi BUMN dengan PT PELNI (Persero) dengan memberikan kemudahan transaksi BBM melalui program pelayanan i-serv. Program i-serv ini merupakan bentuk layanan yang diberikan Pertamina kepada PELNI dalam mempermudah transaksi BBM yang dimulai dari Ordering, Invoicing sampai dengan Reporting.

Saat ini, Pertamina melayani PELNI di 33 supply point se-Indonesia untuk keseluruhan 86 unit kapal milik PELNI. Dalam sehari, rata-rata Pertamina melayani 8 unit kapal dengan pembelian BBM PELNI ke Pertamina yang mencapai sebesar Rp 1,7 Triliun/Tahun atau rata-rata sebesar Rp. 4,8 Milyar/Hari.

"Karena tingginya frekuensi dan besarnya dana untuk transaksi BBM ini, Pertamina menghadirkan 2 program khusus untuk PELNI yaitu i-serv dan Autocollection untuk mempermudah pekerjaan operasional khususnya transaksi BBM PELNI ke Pertamina," ujar Vice President Industrial Fuel Marketing Pertamina Ageng Giriyono saat membuka Training i-serv dan Rapat Koordinasi Penyaluran BBM Pertamina-PELNI 2017 di Hotel Vasa Surabaya, Senin (25/9/2017).

Ageng menjelaskan, program i-serv merupakan layanan web-based dengan end to end proses order to cash yang diperuntukkan bagi customer credit dan autocollection Pertamina. Layanan i-serv ini meliputi e-Ordering yakni layanan bagi customer untuk membuat order ke Pertamina; e-Invoicing, layanan bagi customer untuk mengakses Invoice dari Pertamina serta e-Reporting yakni layanan bagi customer untuk mempermudah akses terhadap jejak rekam atau history transaksi dengan Pertamina dari sisi pembelian maupun pembayaran.

"Kerjasama antar PELNI dan Pertamina bukan hanya baru pada program ini saja, namun telah berlangsung puluhan tahun, karenanya kami berharap kerjasama yang terjalin sangat baik ini dapat terus berlanjut di masa mendatang. Tentunya dengan i-serv ini transaksi besar dan dengan frekuensi yang tinggi atas BBM PELNI ke Pertamina akan dapat berjalan dengan lancar, cepat dan terdokumentasi dengan baik," ujar Ageng.

Sementara itu, Direktur Armada PELNI  M. Tukul Harsono meminta agar seluruh pekerja PELNI dapat fokus mengikuti pelatihan yang diberikan dengan harapan pekerja PELNI dapat adaptif dalam mengaplikasikan program i-serv untuk mempermudah pekerjaan sehari-hari, khususnya transaksi BBM ke Pertamina.

"Semoga melalui pelatihan dan rapat kordinasi ini dapat menyelesaikan masalah-masalah ataupun kendala selama ini khususnya terkait transaksi BBM di lokasi masing-masing dan juga mempermudah koordinasi antara Kantor Cabang PELNI dan lokasi Supply Point Pertamina di seluruh Indonesia," ujar Harsono.

Adapun Pelatihan Program i-serv Pertamina dan Rapat Koordinasi Penyaluran BBM PELNI 2017 ini dilaksanakan selama 2 hari di Hotel Vasa Surabaya pada tanggal 25-26 September 2017 dengan diikuti 64 peserta yang terdiri dari 31 pekerja Pertamina dan 33 pea PELNI. [rea/suf]

Komentar

?>