Minggu, 19 Nopember 2017

Pancing Minat Penumpang Pesawat, Sumenep Siapkan Even Nasional

Selasa, 22 Agustus 2017 14:25:47 WIB
Reporter : Temmy P.
Pancing Minat Penumpang Pesawat, Sumenep Siapkan Even Nasional

Sumenep (beritajatim.com) - Pemerintah Kabupaten Sumenep bakal menggelar even-even bertaraf nasional secara beruntun, untuk menarik minat masyarakat menggunakan jasa transportasi pesawat.

"Dalam waktu dekat, di Bandara Trunojoyo Sumenep akan ada penerbangan komersil Wings Air. Penerbangannya setiap hari. Karena itu harus dipikirkan juga upaya untuk menarik minat orang yang akan ke Sumenep dari Surabaya atau sebaliknya, supaya naik pesawat," kata Kepala Dinas Perhubungan Sumenep, Sustono, Selasa (22/08/2017).

Wings Air telah meminta 'slot time'  untuk melayani penerbangan komersil dari Bandara Trunojoyo. Bahkan pada Sabtu (22/07/2017), Wings Air telah melakukan terbang percobaan di Bandara Trunojoyo.

Bahkan Divisi Safety Security and Quality (SSQ) Wings Air telah melakukan 'assessment' di Bandara Trunojoyo. Hasilnya, dari sisi keamanan dan keselamatan penerbangan, Bandara Trunojoyo dinyatakan layak untuk pesawat berkapasitas penumpang 70 orang.

"Untuk menarik minat penumpang, maka di tiap-tiap organisasi perangkat daerah (OPD) diminta membuat kegiatan berskala nasional. Dengan begitu, diharapkan bisa memancing minat masyarakat yang akan ke Sumenep dengan menggunakan pesawat," ucap Sustono.

Ia menjelaskan, diperlukan partisipasi dari seluruh 'stake holder' supaya bisa secara proporsional mengisi 'seat' penerbangan komersil.

"Bahkan keinginan kami, 'seat' itu tidak hanya diisi masyarakat Sumenep, tapi orang-orang di luar Sumenep supaya tertarik berkunjung ke Sumenep pakai pesawat. Mangkanya harus ada agenda atau 'event'," ujarnya.

Ia mengatakan, untuk menjaga kelangsungan 'pasar' yang memanfaatkan pesawat komersil, pihaknya merasa perlu memadukan 'bisnis plan' Pemkab dan 'bisnis plan' Wings Air.

"Kalau kami berbicara masalah peluang pasar bagaimana menggairahkan masyarakat supaya naik pesawat, mungkin beda dengan managemen Wings Air. Mereka akan lebih berhitung pada nututi atau tidak biaya operasional dengan uang yang masuk. Bisa jadi tidak hanya penumpang, tapi juga cargo. Ini harus dipadukan," paparnya. [tem/but]

Komentar

?>