Rabu, 23 Agustus 2017

La Nyalla Kembali Pimpin Gapeknas

Minggu, 13 Agustus 2017 23:54:15 WIB
Reporter : Renni Susilawati
La Nyalla Kembali Pimpin Gapeknas

Surabaya (beritajatim.com) - La Nyalla Mahmud Mattalitti kembali memimpin Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional (Gapeknas) Jawa Timur periode 2018 hingga 2022. La Nyala terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV Gapeknas Jatim yang digelar di Surabaya, Sabtu (12/8/2017) malam secara aklamasi.

93 utusan dari 31 Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Gapeknas seluruh Jatim yang hadir di hotel Wyndham Surabaya ini sepakat jika tak ada tokoh yang lebih kuat di Gapeknas Jatim selain La Nyala.

Dalam sambutannya, La Nyalla mengatakam bahwa Gapeknas sebagai wadah pengusaha yang bergerak di bidang jasa konstruksi, dihadapkan pada tuntutan peningkatan profesionalisme organisasi. Oleh karena itu, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam rangka mengantisipasi tantangan tersebut.

Salah satunya adalah dengan memberikan arah pada upaya penyehatan usaha Jasa Konstruksi melalui penyehatan struktur permodalan dan SDM yang handal, sehingga menghasilkan pekerjaan Jasa Konstruksi yang berkualitas dan berdaya saing tinggi. 

“Sepintas hal ini tidaklah menarik untuk dijadikan bahasan, namun perlu saya yakinkan bahwa hal ini sangat penting agar kita dapat bersaing.  Hal ini juga tidak mudah, karena harus didukung oleh iklim usaha yang sehat sehingga mendorong peningkatan profesionalisme para anggotanya,” ujar La Nyalla.

Organisasi, ujarnya, harus mampu mendorong terwujudnya tertib penyelenggaraan pekerjaan konstruksi yang menjamin kesetaraan kedudukan antara pengguna jasa dan penyedia jasa dalam hak dan kewajibannya, serta meningkatkan kepatuhan pada ketentuan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku saat ini.

Selain itu organisasi juga harus mampu mendorong tumbuhnya budaya sertifikasi, baik dari segi perusahaan, manajemen maupun SDM atau keahlian, sehingga kinerja dan hasil atau produk pekerjaan konstruksi bisa terukur akuntabilitasnya.  “Hal ini sangat penting dalam rangka memasuki  era persaingan bebas, yang semuanya diukur dengan kelengkapan sertifikasi,” tandasnya. [rea/but]

Tag : bisnis

Komentar

?>