Rabu, 23 Agustus 2017

Petinggi Semen Indonesia Tinjau Kesiapan Penjualan Semen di Wamena dan Puncak Jaya

Minggu, 13 Agustus 2017 02:03:04 WIB
Reporter : Ainur Rohim
Petinggi Semen Indonesia Tinjau Kesiapan Penjualan Semen di Wamena dan Puncak Jaya
Direktur Pemasaran dan Supply Chain Semen Indonesia Ahyanizzaman meninjau kesiapan toko pengecer semen di Kabupaten Puncak Jaya dan Wamena.

Puncak Jaya (beritajatim.com)--Sebagai tindak lanjut kesiapan logistik terkait program semen harga terjangkau di Provinsi Papua, Kementerian BUMN melakukan peninjauan ke toko- toko pengecer di Kabupaten Puncak Jaya dan Wamena.

Peninjauan ini dipimpin oleh Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media, Kementrian BUMN, Fajar Harry Sampurno. Ikut mendampingi dalam peninjauan tersebut Direktur Pemasaran dan Supply Chain Semen Indonesia, Ahyanizzaman serta Direktur Komersial PPI, Trisilo Ari Setiyawan.

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Stratrgis dan Media, Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno mengatakan bahwa pada prinsipnya pemerintah menginginkan seluruh masyarakat Indonesia dimanapun berada mendapatkan pelayanan yang sama. Untuk itu, pemerintah terus melakukan kebijakan untuk membantu rakyat.

Sementara itu, saat peninjauan, Bupati Puncak Jaya, Henock Ibo mengungkapkan bahwa, mahalnya harga semen di Puncak Jaya yang mencapai Rp 2 juta per zak membuat pembangunan terhambat. Hal itu bisa dilihat bangunan-bangunan di Kota Mulia Puncak Jaya tidak ada bangunan bertingkat seperti yang ada di daerah lain. Ini akibat mahalnya harga semen, sehingga konstruksi bangunan adalah dari kayu, termasuk bangunan kantor pemerintah daerah.

Henock Ibo menambahkan bahwa kebutuhan semen untuk Kabupaten Puncak Jaya tahun 2017 mencapai 2.000 ton per tahun, sedangkan proyeksi tahun 2018 mencapai 3.600 ton pertahun. Penyerapan tertinggi pada proyek proyek pemerintah yang mencapai 3.000 ton, sedangkan 600 ton untuk konsumsi masyarakat.

Untuk sampai ke Kabupaten Puncak Jaya, semen dari pelabuhan Timika menuju Wamena diangkut dengan menggunakan pesawat cargo. Selanjutnya semen didistribusikan ke Puncak Jaya menggunakan angkutan darat.

Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Supply Chain Semen Indonesia, Ahyanizzaman mengatakan, setelah melakukan tinjauan ke toko - toko pengecer di Puncak Jaya dan Wamena pada prinsipnya mereka sudah siap untuk menjual semen sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi ( HET) yang telah ditetapkan.

Masyarakat bisa membeli semen dengan harga terjangkau di toko toko yang ada logo BUMN hadir untuk negeri.

Sedangkan pengiriman perdana Semen Tonasa dari Makassar sudah sampai di pelabuhan timika sebesar 312 ton, selanjutnya akan didistribusikan ke kabupaten di pegunungan. Agar kondisi tetap baik, zak dilapisi dengan plastik karena tingginya curah hujan di daerah pegunungan. Hal tersebut untuk menjaga jangan sampai tiba di pegunungan sudah beku dan jadi batu. Sebab, musuh utama semen adalah air.[air]

Komentar

?>