Sabtu, 21 Oktober 2017

Sriwijaya Group Minat Buka Rute Internasional ke Banyuwangi

Jum'at, 11 Agustus 2017 07:19:29 WIB
Reporter : Rindi Suwito
Sriwijaya Group Minat Buka Rute Internasional ke Banyuwangi

Banyuwangi (beritajatim.com) - CEO Sriwijaya Air Group, Chandra Lie mengungkapkan minatnya untuk membuka penerbangan internasional ke Banyuwangi. Menurutnya, hal ini sangat mungkin lantaran data okupansi penumpang maskapai NAM Air direct flight Jakarta-Banyuwangi PP rata-rata telah mencapai 93 persen.

Padahal, kata Chandra, rute tersebut baru digarap sekitar 1,5 bulan lalu. "Membuka penerbangan internasional di Banyuwangi peluangnya sangat besar. Mengingat potensi Banyuwangi yang luar biasa. Kultur masyarakat di sini rendah hati, kerajinannya sangat mendukung, dan kekayaan alamnya melimpah. Ini semua yang diminati wisatawan. Saya yakin dalam waktu dekat Banyuwangi akan berkembang," kata Chandra, Kamis (10/8/2017).

Peluang itu, kata Candra, sangat terbuka lebar, terlebih usai kehadiran Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Forum Mayors Caucus atau pertemuan dengan pejabat setingkat Walikota se-Malaysia.

Hal ini tentu membuat nama Banyuwangi semakin dikenal sehingga membuat banyak orang dari negeri jiran penasaran datang ke daerah di ujung timur Pulau Jawa ini.

"Ini membuka peluang direct flight internasional ke Banyuwangi. Malaysia dan Indonesia ini satu rumpun. Apalagi pak Anas kemarin juga melakukan pertemuan dengan beberapa pejabat salah satunya Menteri Perdagangan Antar Bangsa dan Perindustrian," tambahnya.

Tapi masalahnya, menurut Candra, saat ini belum ada sarana transportasi yang direct, karena pesawatnya belum ada. Namun pihaknya pastikan, Nam Air siap mendukung karena pesawat sudah stand by.

"Walaupun dalam waktu dekat belum internasional karena bandara Blimbingsari belum resmi menjadi bandara internasional, kami sangat berharap akan secepatnya terlaksana," ujarnya.

Chandra berjanji akan membawa pelaku bisnis dari China untuk datang ke Banyuwangi. Hal ini sebagai bentuk dukungan jika penerbangan internasional terwujud. Selain itu, potensi membidik wisatawan dari China saat ini sedang dilakukan oleh berbagai daerah di Indonesia
maupun negara lain.

Bahkan, kata Dia, ada 35 duta besar (dubes) negara-negara yang berada di Indonesia mengajak dirinya untuk mengunjungi Banyuwangi. "Ini juga membuka peluang Banyuwangi bisa lebih dikenal, karena bisa menjadi lahan promosi juga," tambahnya.

Sebelumnya, NAM Air telah menggarap rute perdana Jakarta – Banyuwangi PP pada 16 Juni 2017. Maskapai ini akan menambah rute yang sama mulai 15 Agustus mendatang. Dengan tambahan frekuensi ini, akan ada dua jadwal penerbangan direct flight Jakarta-Banyuwangi dan sebaliknya. "Saat ini kita masih ajukan slot dan masih mengurus segala sesuatunya," terang Chandra.

Rute tambahan itu, kata Chandra, NAM Air akan berangkat dari Jakarta pukul 14. 10 WIB, dan tiba di Banyuwangi pukul 15.40. Sedangkan dari Banyuwangi berangkat pukul 16.15 WIB dan tiba pukul 17.45 WIB di Jakarta. "Sedangkan yang dari Banyuwangi menuju Surabaya kita berangkatkan pukul 08.30 WIB," tutup Chandra.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan itu membuka peluang bagi daerah ini makin berkembang. "Karena, jika ini terealisasi, konektivitas Banyuwangi akan semakin terbuka luas. Ini sangat mendukung pariwisata yang ujungnya berimbas pada geliat perekonomian warga," kata Anas. [rin/suf]

Komentar

?>