Sabtu, 21 Oktober 2017

Harga Cabai Rawit Anjlok

Kamis, 10 Agustus 2017 10:18:14 WIB
Reporter : Temmy P.
Harga Cabai Rawit Anjlok

Sumenep (beritajatim.com) - Harga cabai rawit di pasar tradisional Sumenep terus merosot. Saat ini harganya kembali turun Rp 7 ribu/kg. Dengan begitu harga cabai menjadi Rp 18 ribu per kilogram.

"Harga cabai kecil ini makin hari makin turun. Awal pekan lalu harganya turun Rp 5 ribu/kg. Hari ini turun lagi Rp 7 ribu, sehingga harganya menjadi Rp 18 ribu/kg," kata Kepala Bidang Perindustrian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumenep, Sukaris, Kamis (10/8/2017).

Ia menduga, makin merosotnya harga cabai karena di beberapa daerah sentra penghasil cabai, panen sukses hingga stok melimpah. Sementara permintaan tetap. "Kalau sudah seperti itu, otomatis harga akan turun. Apalagi cabai ini kan termasuk komoditas yang tidak tahan lama, sehingga harganya sangat fluktuatif," ujarnya.

Selain cabai, komoditas yang mengalami penurunan harga adalah bawang putih. Saat ini harganya Rp 20 ribu/kg, turun Rp 2 ribu dibanding awal pekan lalu. Sementara harga bawang merah stabil Rp 20 ribu/kg.

"Komoditas yang juga mengalami penurunan harga adalah telur ayam ras. Tetapi penurunan harganya tidak terlalu banyak. Hanya Rp 1.000/ kg. Jadi saat ini harga telur ayam ras menjadi Rp 20 ribu per kg," ucapnya.

Sementara untuk telur ayam kampung tetap Rp 38.400. Kemudian komoditas daging harganya juga relatif stabil. Harga daging sapi murni Rp 110 per kg, daging ayam kampung Rp 80 ribu per kg, dan daging ayam broiler Rp 30 ribu.

"Sedangkan harga beras juga tidak mengalami perubahan. Beras kualitas medium IR 64 Rp 9.500 per kg, dan IR desa Rp 8.500 per kg. Kemudian untuk gula pasir dalam negeri tetap Rp 12.500 per kg, dan minyak goreng curah juga tetap Rp 12.000 per kg," ujarnya.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumenep melakukan pemantauan harga sembako di dua pasar tradisional, yakni Pasar Anom Baru sebagai pasar induk, dan Pasar Bangkal sebagai pembanding. [tem/suf]

Tag : harga cabai

Komentar

?>