Selasa, 24 Oktober 2017

Resmi, Garuda Terbang Jakarta-Banyuwangi 21 Agustus

Senin, 31 Juli 2017 22:57:48 WIB
Reporter : Rindi Suwito
Resmi, Garuda Terbang Jakarta-Banyuwangi 21 Agustus

Banyuwangi (beritajatim.com) - Kepastian maskapai Garuda Indonesia bakal terbang langsung bakal (direct flight) Jakarta-Banyuwangi disampaikan oleh Manager HR and General Affairs for Domestic Region 3 (Jawa, Bali, Nusa Tenggara) Garuda Indonesia, Hartono Hadiwiyoto. Menurutnya, Garuda bakal terbang perdana pada 21 Agustus 2017.

"Survei pasar kami menunjukkan cukup prospektifnya pasar rute Jakarta-Banyuwangi. Selain mengincar wisatawan dan dunia usaha yang akan ke Banyuwangi, rute ini juga membidik pasar daerah sekitar Banyuwangi. Jadi kehadiran bandara Banyuwangi dan rute ini ikut menggerakkan ekonomi Jember, Bondowoso, Situbondo, dan daerah Bali Barat," ujar Hartono, Senin (31/7/2017).

Sesuai rencana, Garuda akan membuka jadwal terbang dari Jakarta (Bandara Internasional Soekarno-Hatta) ke Banyuwangi pada pukul 14.15 WIB, dan akan tiba di Bandara Banyuwangi pukul 15.55 WIB. Sebaliknya, pesawat akan kembali berangkat ke Jakarta pukul 17.00 WIB dan tiba pukul 18.40 WIB. Rute ini digarap dengan pesawat jenis Bombardier berkapasitas 96 tempat duduk.

Dibukanya rute Jakarta-Banyuwangi oleh Garuda Indonesia, berarti sudah ada dua maskapai yang melayani rute ini.  Sebelumnya, sejak 16 Juni lalu, Grup Sriwijaya Air lewat NAM Air telah resmi melayani Jakarta-Banyuwangi.

Sebelumnya, Garuda Indonesia telah membuka dua kali penerbangan per hari rute Surabaya-Banyuwangi dan sebaliknya pada pagi dan siang. Di dua jadwal tersebut tingkat keterisian seat selalu mencapai 80 persen.

"Load factor penerbangan Surabaya-Banyuwangi tiap hari berada di 80-85 persen persen. Ini menunjukkan Banyuwangi menjadi pasar yang sehat, dan kami yakin rute Jakarta-Banyuwangi juga akan diminati pasar," kata Hartono.

Rute langsung Jakarta-Banyuwangi, kata Hartono, juga menargetkan segmen wisatawan mancanegara, khususnya dari Eropa. Selama ini, wisatawan Eropa memang mendominasi kunjungan ke Banyuwangi, terutama dari Perancis, Belanda, Spanyol, Rusia, dan Inggris. Sesi puncak kunjungan wisman Eropa ke Banyuwangi mulai Juli sampai Oktober tiap tahunnya.

"Rute ini tidak sekadar untuk memenuhi pasar Jakarta-Banyuwangi saja, tapi kami incar pasar wisman Eropa. Maka jadwalnya pun kami sesuaikan dengan jadwal keberangkatan pesawat dari dan ke Eropa," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan, dibukanya rute baru ini menambah pilihan baru perjalanan bagi warga.

"Dengan masuknya Garuda, masyarakat bisa memilih jadwal keberangkatan sesuai kebutuhan. Ada yang pagi oleh NAM Air, ada sore oleh Garuda. Makin lengkap karena juga ada penerbangan dari Surabaya ke Banyuwangi pada pagi oleh Garuda, serta siang oleh Wings Air dan Garuda," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Tidak hanya warga Banyuwangi, namun masyarakat sekitar seperti Jember, Bondowoso, Situbondo, Lumajang, dan Bali barat makin dimudahkan dengan penerbangan ini.

"Banyuwangi menjadi pendorong ekonomi kawasan timur Pulau Jawa dan Bali bagian barat. Rute ini juga makin meningkatkan arus wisatawan mancanegara, sehingga Banyuwangi bisa berkontribusi menyukseskan target Presiden Jokowi mencapai 20 juta wisman pada 2019," pungkas. [rin/suf]

Komentar

?>