Selasa, 17 Juli 2018

Waktunya UKM Banyuwangi Naik Kelas

Kamis, 27 Juli 2017 12:54:18 WIB
Reporter : Rindi Suwito
Waktunya UKM Banyuwangi Naik Kelas

Banyuwangi (beritajatim.com) - Sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Business and Export, Development Organication (BEDO) bekerja sama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pertambangan (Disperindagtam) Banyuwangi menggelar pelatihan dan pendampingan bagi pelaku Usaha Kecil Mikro (UKM) di Bumi Blambangan. Sejauh ini, kegiatan ini sudah berlangsung selama 5 bulan.

Pelatihan itu meliputi keseluruhan yang dibutuhkan oleh para pelaku UKM. Di antaranya, mulai dari tahap awal proses pembuatan, bahan yang digunakan, pengemasan, pemasaran dan menejemen keuangannya.

"Kita di sini semua background-nya pengusaha dari Bali. Tujuan kita itu berbagi sharing knowledge, bagaimana agar UKM di sini bisa naik kelas. Selain itu kita dorong agar produk UKM ini juga memiliki kualitas tinggi," jelas salah satu Pengurus BEDO, Maria Satiaputri, Kamis (27/7/2017).

Dalam kesempatan ini, kata Maria, pihaknya telah memanggil sejumlah UKM untuk bergabung. Tahap awal terdapat 100 pengusaha yang ikut dalam sosialisasi.

"Tapi saat workshop tinggal 60 pengusaha dan setelah kita lakukan seleksi jadi 20 pengusaha dan terakhir hasilnya ada 16 UKM yang berhasil presentasi," terangnya.

Dari sejumlah UKM yang masuk tahap akhir tersebut, didominasi oleh penghasil produksi makanan dan minuman. Namun ada beberapa di antaranya yang menekuni bidang kerajinan tangan (handicraft) seperti batik dan aneka souvenir.

"Ada dari beberapa produk UKM Banyuwangi yang kita lakukan pendampingan masuk kategori ekspor. Ada kerajinan yang kayaknya sudah dilirik oleh Arab Saudi. Satu lagi contohnya Produk Kelor Wangi itu juga kita akan kerja sama ke Amerika, karena kelor cocok untuk bahan masker wajah," ungkapnya.

Meski demikian, lanjut pengusaha SPA ini, mereka masih perlu arahan yang cukup besar. Pihaknya juga berjanji akan tetap melakukan pendampingan melalui komunikasi yang tak terputus.

"Kalau untuk datang mungkin tidak, tapi kita sudah melakukan komunikasi untuk menjalin jaringan," pungkasnya. [rin/but]

Komentar

?>