Sabtu, 22 Juli 2017

Garuda Dikepung Masalah Keuangan

Sabtu, 17 Juni 2017 09:27:47 WIB
Reporter : -
Garuda Dikepung Masalah Keuangan

Jakarta (beritajatim.com) - Kondisi keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) benar-benar memprihatinkan. Lantaran utang besar yang mendera maskapai penerbangan pelat merah ini.

Ketua Badan Pengurus Pusat HIPMI Bidang BUMN, Ian Fachri bilang, pemerintah perlu terobosan agar masalah utang di Garuda bisa segera clear.

"Kami prihatin dengan kondisi Garuda Indonesia, saat ini. Dari segi pelayanan dan rute penerbangan, memang sudah lebih baik. Ke depan, perlu terobosan baru dan komitmen pemerintah, untuk menyelamatkan Garuda," kata Ian di Jakarta, Jumat (16/6/2017).

Kata Ian, saat ini, Garuda memang sudah berbenah. Di mana, keberangatan pesawat dijaga tepat waktu serta layanan yang lebih baik.

Dan, HIPMI punya harapan besar kepada direksi anyar Garuda di bawah komando Pahala N Mansury, mampu menyelesaikan kondisi keuangan internal. "Memang dibutuhkan orang- orang profesional yang tidak punya intrik, dan fokus membangun perusahaan," kata Ian.

Kegalauan HIPMI terhadap keuangan Garuda, memang tak berlebihan. Pada kuartal I-2017, Garuda tekor US$98,5 juta, atau setara Rp1,31 triliun (kurs Rp13.300). Padahal, Garuda bisa untung US$1,02 juta pada kuartal I-2016.

Kerugian Garuda pada kuartal I-2017 ini, dipantik sejumlah hal. Salah satunya kenaikan harga bahan bakar avtur, penurunan penumpang. Ada 10 hingga 20 rute yang tengah dikaji Garuda. [inilah.com]

Komentar

?>