Selasa, 22 Agustus 2017

Warga Miskin Bisa Minta Survei Ulang ke PLN

Kamis, 15 Juni 2017 20:08:17 WIB
Reporter : Zamachsari
Warga Miskin Bisa Minta Survei Ulang ke PLN

Sampang (beritajatim.com) - Manajer Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Sampang, Umar Solihin mengaku jika hampir setiap hari dirinya menerima keluhan dari para pelanggan. Keluhan terkait adanya kenaikan tarif listrik untuk daya 900 Volt Ampere.

Umar mengatakan meskipun banyak keluhan dari para pelanggan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena yang menentukan tarif listrik itu adalah pemerintah pusat, sedangkan yang bisa menentukan masuk kategori miskin atau mampu, itu merupakan kewenangan pemerintah daerah setempat. Hasil yang dibuat oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

Adapun tarif listrik 900 VA nonsubsidi hingga Mei 2017 sebesar Rp 1.352 per kilo Watt hour (kWh) sementara untuk yang disubsidi sebesar Rp 605 per kWh.

Ia menjelaskan bahwa warga yang dikenakan tarif tanpa subsidi sejak Januari 2017 masuk dalam ketegori rumah tangga mampu sedangkan masyarakat miskin tetap bisa menikmati subsidi listrik. Karena pemerintah tidak mencabut subsidi listrik, namun yang dilakukan adalah menyalurkan subsidi listrik yang tepat sasaran.

"Saya selalu sarankan pakailah listrik sehemat mungkin karena biayanya itu mahal dan bayar listrik tepat waktu karena bagaimanapun listrik saat ini menjadi salah satu kebutuhan pokok, buktinya padam sebentar langsung ramai," ucapnya, Kamis (15/6/2017).

Disamping itu, pihaknya juga bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sampang, untuk mendata para pelanggan 900 VA.

"Misalnya sekarang miskin tapi kenyataannya mendapatkan tarif mampu maka bisa datang ke Dinas PMD untuk disurvei ulang," tegasnya.

Berdasarkan data yang ada saat ini, jumlah warga miskin yang masih bisa menikmati subsidi listrik untuk daya 900 VA di wilayah kerja PLN Rayon Sampang sebanyak 3.600 pelanggan baik yang prabayar maupun pasca bayar. Mereka tersebar di delapan kecamatan yakni di Kecamatan Karang Penang, Omben, Kedungdung, Kota, Camplong, Tambelangan, Torjun, dan Jrengik. [sar/but]

Tag : pln

Komentar

?>