Minggu, 17 Desember 2017

Harga Cabai Rawit di Sumenep Terus Merosot

Kamis, 08 Juni 2017 14:20:41 WIB
Reporter : Temmy P.
Harga Cabai Rawit di Sumenep Terus Merosot

Sumenep (beritajatim.com) - Harga cabai rawit di pasar tradisional terus merosot. Setelah pekan lalu harganya sempat anjlok Rp 25 ribu per kg, saat ini harganya turun lagi Rp 5 ribu per kg.

"Harga cabai kecil saat ini Rp 25 ribu per kg. Tiga hari lalu harganya masih Rp 30 ribu per kg," kata Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumenep, Sukaris, Kamis (08/06/2017).

Ia menjelaskan, turunnya harga cabai lebih disebabkan karena melimpahnya stok. Di beberapa daerah sentra penghasil cabai mulai masa panen.

"Hasil panen cabai kecil juga bagus, karena cuaca mendukung. Mangkanya stok cabai melimpah. Harganya jadi turun. Kalau cabai besar, harganya stabil Rp 20 ribu per kg," ujarnya.

Sementara untuk harga bawang putih masih fluktuatif. Saat ini harga bawang putih turun Rp 5 ribu per kg menjadi Rp 40 ribu. Padahal 3 hari lalu harganya naik Rp 5 ribu menjadi Rp 45 ribu.

"Harga bawang putih ini memang sangat fluktuatif. Perubahannya bisa per hari. Hari ini turun, besok bisa naik. Ini lebih disebabkan karena stok secara nasional," terangnya.

Sementara untuk harga komoditas lain relatif stabil. Harga beras kualitas medium IR 64 Rp 9.500 per kg, IR desa Rp 8.500 per kg. Sedangkan gula pasir tetap Rp 12.500 per kg, dan minyak goreng curah Rp 12.000 per kg.

"Untuk komoditas daging juga tidak mengalami perubahan. Harga daging sapi tetap Rp 110 ribu per kg, harga daging ayam broiler Rp 32 ribu per kg, dan daging ayam kampung Rp 70 ribu per kg," terangnya.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumenep secara rutin melakukan pemantauan harga sembako di dua pasar tradisional, yakni Pasar Anom Baru sebagai pasar induk, dan Pasar Bangkal sebagai pembanding. (tem/ted)

Tag : harga cabai

Komentar

?>