Selasa, 23 Mei 2017

Harga Bawang Putih Masih Bertahan Tinggi

Jum'at, 19 Mei 2017 12:26:04 WIB
Reporter : Temmy P.
Harga Bawang Putih Masih Bertahan Tinggi

Sumenep (beritajatim.com) - Harga bawang putih di pasar tradisional Sumenep masih bertahan tinggi. Harga per kg mencapai Rp 46 ribu.

"Harga bawang putih beberapa pekan ini sangat fluktuatif. Hari ini naik Rp 1.000 dibanding kemarin. Tapi pekan lalu sempat turun Rp 4.000. Awal bulan ini sempat mencapai harga tertinggi, Rp 50 ribu per kg," kata Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumenep, Sukaris, Jumat (19/05/2017).

Ia menduga kenaikan harga bawang putih tersebut terkait masalah pasokan. Di beberapa daerah yang menjadi sentra penghasil bawang putih, suplai tersendat.

"Kalau suplai tersendat, stok akhirnya pas-pasan. Sementara kebutuhan konsumen tetap tinggi. Akibatnya hukum pasar berlaku. Hargapun ikut naik," ujarnya.

Sementara harga bawang merah tetap stabil Rp 25 ribu per kg. Sedangkan komoditas cabai justru mengalami penurunan harga. Cabai besar turun Rp 6 ribu menjadi Rp 26 ribu per kg, dan cabai kecil turun Rp 5 ribu menjadi Rp 55 ribu per kg.

"Setelah beberapa bulan lalu harga cabai rawit sempat sangat melejit, sekarang berangsur-angsur turun. Bisa jadi karena stok cabai di pasaran mulai melimpah," ujarnya.

Untuk harga sejumlah komoditas lain relatif stabil. Harga beras medium Rp 9.500 per kg, IR desa Rp 8.000 per kg. Sedangkan harga gula pasir dalam negeri stabil Rp 12.5000, dan minyak goreng curah Rp 12.000 per kg.

"Untuk komoditas daging juga tidak mengalami kenaikan harga. Daging sapi murni Rp 110 per kg, daging ayam broiler Rp 30 ribu per kg, dan ayam kampung Rp 70 ribu per kg," ucapnya.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumenep secara rutin melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di dua pasar tradisional, yakni Pasar Anom Baru sebagai pasar induk, dan Pasar Bangkal sebagai pembanding. [tem/but]

Tag : sembako

Komentar

?>