Selasa, 25 Juli 2017

Ini Antisipasi Lonjakan Harga Pangan oleh Perum Bulog Sub Divre II

Rabu, 17 Mei 2017 11:24:23 WIB
Reporter : Misti P.
Ini Antisipasi Lonjakan Harga Pangan oleh Perum Bulog Sub Divre II

Mojokerto (beritajatim.com) - Untuk menstabilkan harga pangan jelang bulan suci ramadan, Perum Bulog Sub Divre II Wilayah Surabaya Selatan menggelar Operasi Pasar (OP). Meski saat ini, harga pangan di sejumlah pasar di wilayah Perum Bulog Sub Divre II Surabaya Selatan belum mengalami lonjakan harga.

Tak butuh waktu lama, OP yang digelar pertama kali di Pasar Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto langsung diserbu masyarakat. Pasalnya, harga yang ditawarkan lebih murah dari harga pasar. Sedikitnya, ada lima komoditi yang dijual yakni beras, gula, minyak goreng, telur dan bawang merah.

Dalam mobil OP tersebut disiapkan 2 kwintal beras dengan harga Rp8 ribu per kilogram, 10 dos minyak isi 12 botol @1 liter dengan harga Rp11 ribu per liter, 2 kwintal telur dengan harga Rp19.500 per kilogram, 2 kwintal gula dengan harga Rp11.900 per kilogram dan 20 kilogram bawang merah dengan harga Rp21 ribu per kilogram.

Kepala Perum Bulog Sub Divre II Wilayah Surabaya Selatan, Arsyad mengatakan, stabilisasi harga pangan dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga pangan. "Sementara yang dikeluarkan ada lima komiditi. Harga bersaing dengan harga di pasar," ungkapnya, Rabu (17/5/2017).

Meski diakui Arsyad, harga pangan di pasaran belum terjadi lonjakan tapi OP dilakukan untuk antisipasi lonjakan harga. Arsyad menambahkan, OP digelar mulai hari ini sampai lebaran mendatang. Pihaknya akan menggelar OP secara mobile ke beberapa titik pasar, gudang dan Rumah Pangan Kita (RPK).

"Beras yang kita siapkan untuk OP merupakan standar beras medium yang kita utamakan kwalitas dan mutunya. Stok kita aman sampai tahun depan. Untuk bawang putih, kita berharap kedepan sudah kita siapkan karena saat ini masih distribusi," katanya.

Salah satu pembeli, Ika (37) mengaku, harga komoditi yang disiapkan dalam OP ada perbedaan dengan harga di pasar. "Harga minyak goreng disini Rp11 ribu untuk satu liter, di pasaran harganya Rp12 ribu. Itu pun bukan 1 liter tapi hanya 900 ml. Beras disini Rp8 ribu per kilogram, di pasar Rp9 ribu per kilogram. Ya cukup terbantu karena lebih murah," ujarnya.

Sementara itu, stok Perum Bulog Sub Divre II Wilayah Surabaya Selatan cukup aman. Untuk beras ada sebanyak 38 ribu ton, minyak goreng sebanyak 4.500 dos tiap dos isi 12 botol @1 liter, gula sebanyak 5 ribu ton, bawang merah sebanyak 2 ton dan telur sebanyak 1 ton. [tin/but]

Tag : sembako

Komentar

?>