Rabu, 26 Juli 2017

APTRI: Dirjen Perkebunan Itu Kokinya Menteri, Jangan Salah Ramu

Minggu, 14 Mei 2017 17:13:16 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
APTRI: Dirjen Perkebunan Itu Kokinya Menteri, Jangan Salah Ramu
Foto Ilustrasi

Jember (beritajatim.com) - Ketua Umum Dewan Pembinan Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia Arum Sabil mengingatkan bahwa Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian tak ubahnya koki kebijakan bagi seorang menteri.

"Kalau koki salah meramu, nanti bahaya dalam kebijakan. Kami akan memberi masukan kepada dirjen agar tak salah memberi masukan kepada menteri," kata Arum Sabil, menyoroti Direktur Jenderal Perkebunan Bambang dalam Rapat Kerja Nasional APTRI di Kota Pasuruan, yang berakhir Sabtu (13/5/2017) kemarin.

Arum mengatakan, tantangan bagi perjuangan petani tebu semakin luar biasa. "Yang dihadapi sesuatu yang tidak jelas. Kemarin pidato seorang dirjen, kadang-kadang kita bingung menyimpulkannya, arah apa yang disampaikan Pak Dirjen kemarin," katanya.

Arum melihat ada kontradiksi dalam pernyataan-pernyataan Bambang saat membuka rakernas tersebut. "Di satu sisi, misalnya soal pupuk. Pak Dirjen mengatakan, bahwa negara ini kesulitan dana sehingga keterbatasan pupuk bersubsidi. Alokasi pupuk terbatas, sehingga dikatakan ada sebagian petani yang tidak dapat pupuk sebagaimana diharapkan," katanya.

"Tapi di satu sisi, Dirjen mengatakan, bersatulah petani agar produsen bisa menyiapkan pupuk sesuai yang diinginkan. Kalau petani kuat, akan bisa. Ini kan kontradiktif. Padahal produsen pupuk rata-rata BUMN (Badan Usaha Milik Negara). Kalau bicara pupuk bersubsidi, anggaran dari pemerintah. Lah kalau petani begitu, apa iya produsen akan menyiapkan pupuk seperti yang dikatakan. Jadi bingung," kata pria asal Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, ini. [wir/but]

Tag : aptri gula

Komentar

?>